Jakarta - Seorang remaja berusia 14 tahun, Shrey Parikh, berhasil menjadi juara kompetisi mengeja nasional Amerika Serikat, Scripps National Spelling Bee. Ia mengalahkan 247 peserta lain untuk membawa pulang hadiah uang tunai sebesar USD 52.000 atau setara dengan Rp 845 juta.
Dalam babak final yang menegangkan, Shrey harus berhadapan dengan Ishaan Gupta (12 tahun) dalam babak tiebreaker. Keduanya diminta mengeja kata-kata dalam waktu 90 detik. Shrey berhasil mengeja 32 kata dengan benar, unggul tujuh kata dari Ishaan yang hanya mampu mengeja 25 kata.
Kompetisi tahun ini memang terbilang unik. BBC menantang warga Amerika untuk mengeja kata-kata yang muncul di tiga edisi terakhir Scripps National Spelling Bee. Hasilnya, kemampuan para peserta, terutama Shrey, jauh di atas rata-rata orang dewasa pada umumnya.
Analisis: Kemenangan ini menunjukkan bahwa minat terhadap kemampuan linguistik dan kosakata bahasa Inggris di kalangan remaja AS masih sangat tinggi. Di tengah dominasi komunikasi digital yang serba singkat dan penggunaan singkatan, ajang seperti Spelling Bee menjadi penting untuk melestarikan penguasaan bahasa formal. Hadiah fantastis yang diraih Shrey juga membuktikan bahwa kompetisi akademik bisa sama menguntungkannya dengan kompetisi olahraga atau seni.