Ajang Grammy Awards 2026 kembali menyita perhatian dunia, tak hanya lewat deretan musisi bertalenta yang meraih piala bergengsi, namun juga oleh sorotan tajam terhadap isu sosial politik yang disampaikan para pemenangnya. Malam penghargaan ini membuktikan bahwa panggung musik bisa menjadi podium ampuh untuk menyuarakan kebenaran.
Rapper fenomenal asal Puerto Rico, Bad Bunny, berhasil membawa pulang penghargaan paling didambakan: Album of the Year untuk karyanya "Debi tirar mas fotos". Tak ketinggalan, Kendrick Lamar dan SZA juga berjaya dengan menyabet Record of the Year berkat lagu "Luther". Sementara itu, nama Olivia Dean disebut sebagai Best New Artist, dan duo kakak-beradik Billie Eilish bersama Finneas O’Connell mengamankan piala Song of the Year. Acara yang dipandu oleh komedian Trevor Noah ini memang penuh kejutan.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah momen-momen kritis terhadap lembaga imigrasi Amerika Serikat, ICE (Immigration and Customs Enforcement). Bad Bunny, yang sebentar lagi akan menjadi bintang utama di paruh waktu Super Bowl LX, tak sungkan memulai pidato kemenangannya dengan lantang, "Sebelum saya berterima kasih kepada Tuhan, saya ingin mengatakan: ICE out!" Ia menegaskan, "Kita bukan biadab, bukan binatang, bukan alien. Kita adalah manusia, dan kita adalah orang Amerika." Sebuah pernyataan yang menggema kuat di seluruh auditorium.
Senada dengan Bad Bunny, Billie Eilish juga menggunakan kesempatan pidato kemenangannya untuk menyentil kebijakan ICE. Dengan tegas ia menyatakan, "Tidak ada satu pun yang ilegal di tanah curian," sebuah sindiran keras terhadap sejarah Amerika Serikat yang dibangun di atas pendudukan tanah milik komunitas adat. Kritik ini semakin diperkuat dengan banyaknya selebriti di karpet merah yang mengenakan pin bertuliskan "ICE out", termasuk pasangan Justin dan Hailey Bieber serta musisi legendaris Joni Mitchell.
Pernyataan Bad Bunny mengenai Puerto Rico sebagai bagian dari Amerika juga menjadi pengingat penting bagi publik tentang status wilayah tersebut, sekaligus menyoroti kerapnya kesalahpahaman tentang hak-hak imigran dan warga negara di sana. Momen ini menunjukkan bahwa para musisi top dunia tidak hanya piawai menciptakan hits, tapi juga berani menggunakan platform mereka untuk advokasi dan menyuarakan isu kemanusiaan yang mendalam, menjadikan Grammy bukan sekadar perayaan musik, melainkan juga wadah refleksi sosial.
Selain momen politik yang menghangatkan suasana, berikut beberapa nama besar yang juga meraih penghargaan pada malam gemerlap Grammy 2026:
- Best Rap Album: GNX – Kendrick Lamar
- Best Latin Urban Album: Debi tirar mas fotos – Bad Bunny
- Best Pop Vocal Album: Mayhem – Lady Gaga
- Best New Artist: Olivia Dean
- Song of the Year: Wildflower – Billie Eilish O’Connell and Finneas O’Connell
- Best Dance/Electronic Album: EUSEXUA – FKA twigs