IMBAS XENOFOBIA AFRIKA SELATAN, POLISI NIGERIA SIAGA SATU - Berita Dunia
← Kembali

IMBAS XENOFOBIA AFRIKA SELATAN, POLISI NIGERIA SIAGA SATU

Foto Berita

Jakarta, Warta Global – Polisi Nigeria mengeluarkan peringatan keras kepada warganya untuk tidak melakukan aksi balas dendam terhadap warga atau bisnis asal Afrika Selatan. Imbauan ini muncul di tengah meningkatnya gelombang protes anti-imigran di Afrika Selatan yang memicu kekhawatiran akan terjadinya serangan balasan.

Juru Bicara Senior Kepolisian Nigeria, Aliyu Giwa, menegaskan bahwa pihaknya memahami rasa sakit dan kemarahan yang dirasakan warga Nigeria akibat laporan adanya serangan terhadap mereka di Afrika Selatan. Namun, ia meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menahan diri.

“Kekerasan tidak akan melindungi warga Nigeria di luar negeri, justru hanya akan menciptakan krisis baru,” ujar Giwa dalam pernyataannya. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah Nigeria telah menangani masalah ini di tingkat tertinggi, termasuk melalui pertemuan para kepala keamanan dan intelijen.

Polisi Nigeria telah meningkatkan pengamanan di sekitar kedutaan besar asing, infrastruktur penting, dan lokasi sensitif lainnya. Mereka memperingatkan bahwa setiap upaya untuk menargetkan warga Afrika Selatan, fasilitas diplomatik, atau bisnis di Nigeria akan dianggap sebagai tindakan kriminal.

Di Afrika Selatan, kelompok yang menamakan diri 'March and March' mengorganisir protes dengan menuduh imigran gelap membebani layanan publik dan terlibat dalam kejahatan. Mereka mendesak pemerintah untuk memperketat aturan imigrasi dan memberi ultimatum kepada imigran gelap untuk meninggalkan negara itu pada 30 Juni.

Ketegangan ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, gelombang kekerasan xenofobia di Afrika Selatan kerap memicu aksi balasan di Nigeria, di mana beberapa bisnis milik warga Afrika Selatan sempat dirusak dan dijarah. Negara tetangga seperti Ghana bahkan telah mengevakuasi ratusan warganya dari Afrika Selatan demi alasan keamanan.

Analisis Dampak: Situasi ini menunjukkan betapa rapuhnya hubungan bilateral jika sentimen anti-imigran tidak dikelola dengan baik. Bagi masyarakat Nigeria, imbauan polisi ini adalah langkah preventif yang cerdas untuk mencegah eskalasi konflik. Namun, jika gelombang protes di Afrika Selatan terus berlanjut tanpa ada solusi konkret dari pemerintah setempat, bukan tidak mungkin tekanan publik di Nigeria akan kembali memicu aksi anarkis. Ini menjadi alarm bagi negara-negara Afrika untuk segera duduk bersama membahas kebijakan migrasi yang adil dan manusiawi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook