PERTEMUAN PERTAHANAN ASEAN DIMULAI, TIONGKOK JADI SOROTAN - Berita Dunia
← Kembali

PERTEMUAN PERTAHANAN ASEAN DIMULAI, TIONGKOK JADI SOROTAN

Foto Berita

Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM-Plus) resmi digelar di Filipina pada Rabu hingga Kamis pekan ini. Forum ini mempertemukan 11 negara anggota ASEAN dengan delapan negara mitra dialog, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Selandia Baru, dan Rusia.

Kehadiran Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menjadi sinyal kuat upaya Washington mempererat kembali hubungan dengan kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini dilakukan setelah setahun terakhir hubungan AS diwarnai gejolak akibat kritik Donald Trump terhadap sekutu dan dampak perang AS-Israel terhadap Iran yang membuat banyak negara di kawasan menghitung ulang posisi mereka.

Menurut analis International Crisis Group, William Yang, isu utama yang akan dibahas mencakup konflik sipil Myanmar dan sengketa maritim di Laut Tiongkok Selatan. Sebagai ketua ADMM-Plus tahun ini, Filipina diprediksi mendorong ASEAN untuk segera merampungkan code of conduct dengan Tiongkok terkait sengketa perairan strategis tersebut.

Ketegangan di Laut Tiongkok Selatan sendiri memanas belakangan ini. Institut Angkatan Laut AS mencatat sedikitnya delapan insiden 'close encounter' antara kapal-kapal di kawasan tersebut dan Selat Luzon. Situasi makin panas setelah Duta Besar Tiongkok untuk Filipina, Jing Quan, menyatakan Beijing bisa 'dengan mudah' memenangkan perang melawan Manila — pernyataan yang memicu seruan dari senator Filipina agar ia diusir.

Kehadiran Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun masih belum dikonfirmasi. Namun jika ia hadir, pertemuannya dengan Hegseth di sela-sela forum bisa menjadi momen penting di tengah upaya kedua negara mencairkan hubungan yang sempat memanas.

Dampak bagi masyarakat: Hasil pertemuan ini akan menentukan arah stabilitas kawasan, terutama bagi negara-negara yang bergantung pada jalur pelayaran Laut Tiongkok Selatan. Bagi Indonesia, forum ini menjadi ajang diplomasi untuk memastikan ASEAN tetap solid dan tidak terseret ke dalam rivalitas besar AS-Tiongkok.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook