LIGA CHAMPIONS MEMANAS! TUDUHAN RASISME HANTUI LEG KEDUA - Berita Dunia
← Kembali

LIGA CHAMPIONS MEMANAS! TUDUHAN RASISME HANTUI LEG KEDUA

Foto Berita

Pertarungan sengit antara Real Madrid dan Benfica di leg kedua playoff Liga Champions bakal tersaji di kandang El Real, Santiago Bernabeu, Madrid, malam nanti (Rabu, pukul 20:00 GMT). Meski Real Madrid mengantongi keunggulan tipis 1-0 dari leg pertama, aroma pertandingan kali ini jauh dari sekadar perebutan tiket babak 16 besar. Seluruh perhatian justru tertuju pada kontroversi panas yang melibatkan dugaan rasisme terhadap bintang Madrid, Vinicius Jr.

Insiden memalukan ini mencuat pasca leg pertama di Lisbon, saat gelandang Benfica, Gianluca Prestianni, dituding melontarkan kata-kata rasis kepada Vinicius Jr yang mencetak satu-satunya gol di laga tersebut. Vinicius, yang memang sering menjadi target serangan rasis, langsung bereaksi di media sosial, menyebut para pelaku rasisme sebagai 'pecundang'. Tuduhan ini semakin kuat setelah rekan setim Vinicius, Kylian Mbappe, mengaku mendengar Prestianni memanggilnya 'monyet'. Akibatnya, Prestianni kini diskors UEFA dan tidak bisa memperkuat Benfica di leg kedua. Jika terbukti bersalah, ia terancam absen minimal 10 pertandingan.

Drama tak berhenti sampai di situ. Pelatih Benfica, Jose Mourinho, juga harus absen mendampingi timnya di pinggir lapangan setelah dikartu merah di leg pertama karena protes keras kepada wasit. Mourinho kemudian justru menambah panas suasana dengan mengkritik selebrasi gol Vinicius yang dianggapnya tidak sopan. Ia bahkan membela klubnya dari tuduhan rasisme dengan alasan ikon terbesar Benfica, Eusebio, adalah seorang kulit hitam. Pernyataan ini langsung ditentang kiper Madrid, Thibaut Courtois, yang menegaskan bahwa tindakan rasisme tidak bisa dibenarkan hanya karena selebrasi gol pemain.

Situasi ini tentu saja memberikan dampak besar. Pertama, skandal rasisme ini kembali menyoroti masalah yang tak kunjung usai di sepak bola Eropa, mencoreng nilai-nilai sportivitas dan kemanusiaan. UEFA dituntut untuk mengambil tindakan tegas dan transparan demi menjaga integritas kompetisi. Kedua, absennya Prestianni dan Mourinho jelas merugikan Benfica yang harus berjuang membalikkan keadaan. Atmosfer Santiago Bernabeu yang memang sudah dikenal intimidatif, kini akan semakin panas dan emosional dengan adanya sentimen-sentimen di luar lapangan ini. Para pemain diharapkan bisa tetap fokus dan tidak terpancing emosi, demi menyuguhkan pertandingan yang tetap berkualitas meskipun dibayangi drama dan kontroversi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook