TIGA TAHUN GAZA: 74 RIBU NYAWA MELAYANG - Berita Dunia
← Kembali

TIGA TAHUN GAZA: 74 RIBU NYAWA MELAYANG

Foto Berita

Tiga tahun sudah konflik bersenjata di Gaza berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina mencatat sedikitnya 74.000 warga Gaza tewas, termasuk sekitar 21.000 anak-anak. Angka ini setara dengan 3 persen dari total populasi sebelum perang, atau sekitar satu dari setiap 30 orang.

Namun, jumlah korban sebenarnya diprediksi jauh lebih tinggi. Pasalnya, ribuan orang masih tertimbun reruntuhan bangunan atau dinyatakan hilang dan belum masuk dalam catatan resmi rumah sakit.

Dampak kemanusiaan tidak berhenti pada korban jiwa. Lebih dari 175.000 orang mengalami luka-luka, dan WHO memperkirakan sekitar 24 persen di antaranya menderita cedera permanen yang membutuhkan rehabilitasi jangka panjang. Seperempat dari korban luka tersebut adalah anak-anak.

Fasilitas kesehatan Gaza kini nyaris lumpuh total. OCHA mencatat 94 persen rumah sakit dan pusat layanan kesehatan tidak berfungsi penuh atau sama sekali tidak bisa beroperasi. Dari 666 fasilitas yang ada, hanya 42 yang masih bisa melayani pasien.

Gencatan senjata yang mulai berlaku 10 Oktober 2025 nyatanya tidak menghentikan kekerasan. Al Jazeera mencatat Israel tetap melancarkan serangan hampir setiap hari. Dalam periode gencatan senjata, lebih dari 1.460 warga Palestina tewas dan 5.116 lainnya luka-luka. Analisis Al Jazeera bahkan menemukan serangan terjadi di 325 dari 361 hari terakhir, menyisakan hanya 36 hari tanpa laporan korban.

Infrastruktur air dan sanitasi juga hancur. Sumur, pipa, instalasi desalinasi, hingga sistem limbah rusak atau dihancurkan. Akibatnya, hampir separuh penduduk Gaza kini bertahan hidup dengan pasokan air yang jauh di bawah standar minimum.

Serangan terhadap rumah sakit menjadi sorotan hukum internasional. Konvensi Jenewa IV dan Statuta Roma secara tegas melarang serangan terhadap fasilitas medis, dan menetapkannya sebagai kejahatan perang. Meski demikian, Amerika Serikat masih menyatakan gencatan senjata tetap berlaku.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook