KALAH PILKADA, TRUMP MALAH RESMIKAN OVAL OFFICE JADI MONUMEN - Berita Dunia
← Kembali

KALAH PILKADA, TRUMP MALAH RESMIKAN OVAL OFFICE JADI MONUMEN

Foto Berita

Washington, DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani proklamasi yang menjadikan Oval Office dan Ruang Kabinet sebagai monumen nasional. Langkah ini menjadi aksi resmi pertamanya setelah partainya mengalami kekalahan telak dalam pemilihan sela (midterm elections) pada Selasa lalu, yang membuat Partai Demokrat akan menguasai Kongres mulai Januari mendatang.

Penandatanganan yang dilakukan dari balik meja presiden—yang dihiasi topi baseball merah bertuliskan 'VETO'—ini bertujuan untuk mencegah perubahan besar pada ruangan ikonik tersebut. Trump menyatakan bahwa monumen ini tidak akan dibiarkan 'disentuh, dihancurkan, atau dirobohkan oleh orang-orang bodoh' demi membangun sesuatu dengan bentuk yang berbeda.

Proklamasi tersebut juga mencakup area Outer Oval Office dan menugaskan Menteri Dalam Negeri untuk mengelola monumen melalui National Park Service. Meski demikian, aturan ini tidak sepenuhnya mengikat presiden berikutnya, karena proklamasi bisa direvisi atau dicabut melalui aksi eksekutif baru—taktik yang pernah digunakan Trump sendiri untuk mengecilkan monumen nasional di Utah.

Analisis Dampak: Langkah ini dinilai sebagai upaya Trump untuk mengamankan warisan (legacy) fisiknya setelah kekalahan politik. Namun, keputusan ini memicu kritik karena dianggap mengalihkan perhatian dari masalah ekonomi. Publik sedang menyoroti proyek-proyek mercusuar Trump lainnya yang kontroversial, seperti pembongkaran Sayap Timur Gedung Putih untuk ballroom senilai hampir $1 miliar dan rencana pembangunan gerbang kemenangan setinggi 76 meter. Jajak pendapat menunjukkan banyak warga AS tidak puas dengan prioritas belanja domestik pemerintahannya di tengah tekanan ekonomi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook