Geger di Louvre! Sekelompok aktivis politik baru-baru ini membuat kejutan dengan menggantung foto kontroversial mantan Pangeran Inggris, Andrew, di salah satu dinding Museum Louvre, Paris. Foto berbingkai tersebut menampilkan sosok Pangeran Andrew pada hari penangkapannya, sebuah momen yang kembali membuka luka lama terkait skandal yang membelitnya.
Aksi tak terduga ini merupakan bentuk protes tajam yang dilakukan oleh kelompok aktivis yang identitasnya tidak disebutkan. Mereka sengaja memilih Museum Louvre, salah satu ikon seni dan budaya dunia yang paling banyak dikunjungi, sebagai panggung untuk menyuarakan pesan mereka. Penempatan foto yang menampilkan Pangeran Andrew saat ditangkap ini bukan sekadar tindakan iseng, melainkan strategi cerdik untuk terus menarik perhatian global terhadap isu-isu seputar sang pangeran dan dugaan-dugaan yang terus menghantuinya.
Tindakan ini juga mengirimkan sinyal kuat bahwa skandal yang melibatkan tokoh kerajaan tidak akan dilupakan begitu saja, bahkan di panggung internasional yang prestisius. Dengan memaksimalkan eksposur di lokasi strategis seperti Louvre, para aktivis berharap dapat menambah tekanan dan rasa malu bagi institusi Kerajaan Inggris di mata publik dunia, sekaligus memastikan perdebatan publik mengenai perilaku dan akuntabilitas tokoh-tokoh penting tetap berlanjut.