DODIK SERUKAN SERB LAWAN 'PENJAHAT SARAJEVO' DI PEMILU BOSNIA - Berita Dunia
← Kembali

DODIK SERUKAN SERB LAWAN 'PENJAHAT SARAJEVO' DI PEMILU BOSNIA

Foto Berita

Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina — Mantan Presiden Republika Srpska, Milorad Dodik, menyerukan kepada warga etnis Serb untuk berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dalam pemilihan umum Bosnia yang digelar Minggu ini. Seruan itu ia sampaikan dengan nada keras, menyebut pihak lawan sebagai 'penjahat dari Sarajevo'.

Dalam pernyataan yang dilansir Al Jazeera, Dodik menegaskan bahwa jika warga Serb memilih untuk tidak datang ke TPS, maka mereka sama saja menyerahkan kemenangan kepada kubu yang ia anggap sebagai perampok. 'Jika kita tidak pergi dan memilih, maka kita sedang bermain di tangan para penjahat di Sarajevo itu,' ujar Dodik, seperti dikutip dari kantor berita tersebut.

Pemilu kali ini menjadi sorotan internasional karena tensi politik di Bosnia yang masih terbelah antara entitas Republika Srpska yang dipimpin Dodik dengan Federasi Bosnia-Herzegovina yang berpusat di Sarajevo. Seruan Dodik ini dinilai sebagai upaya mobilisasi massa berbasis sentimen etnis dan retorika anti-Sarajevo yang selama ini menjadi ciri khas politiknya.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat Bosnia, pernyataan Dodik ini berpotensi memperlebar jurang pemisah antar-etnis yang sudah rapuh sejak perang 1990-an. Retorika 'penjahat Sarajevo' dapat memicu ketegangan baru di wilayah perbatasan dan menghambat proses rekonsiliasi yang didorong komunitas internasional. Pengamat politik Balkan menilai bahwa strategi ini adalah cara Dodik untuk mengonsolidasikan basis pemilih Serb di tengah tekanan sanksi internasional dan tuduhan korupsi yang membelitnya. Jika turnout Serb tinggi, posisi Dodik di panggung politik Bosnia akan semakin kuat, namun stabilitas nasional justru bisa semakin terancam.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook