LAB PLAG SIBERIA GEGER, AS PANTAU KETAT - Berita Dunia
← Kembali

LAB PLAG SIBERIA GEGER, AS PANTAU KETAT

Foto Berita

Dunia kesehatan global kembali dihebohkan dengan insiden misterius di sebuah laboratorium riset di Siberia, Rusia. Seorang teknisi laboratorium berusia akhir dua puluhan yang diketahui bernama Daria meninggal dunia setelah diduga terpapar patogen berbahaya. Insiden ini sontak menarik perhatian internasional, terutama Amerika Serikat, mengingat lokasi penelitian tersebut khusus menangani wabah pes (plague).

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, angkat bicara mengenai kekhawatiran bahwa kasus ini bisa memicu penyebaran wabah pes pneumonik. Meski demikian, Rubio menegaskan bahwa situasi saat ini tidak masuk kategori darurat alarm. "Kami memantau dengan saksama, ini bukan alasan untuk panik, tapi alasan untuk fokus," ujarnya seperti dikutip dari BBC.

Pihak berwenang Rusia bergerak cepat melakukan investigasi. Gubernur Irkutsk, Igor Kobzev, menyatakan bahwa hasil uji sampel biologis korban tidak menemukan mikroorganisme yang terkait dengan pekerjaannya. Penyebab kematian resmi disebut sebagai "radang paru-paru dengan etiologi yang belum ditentukan". Spekulasi sempat beredar bahwa korban terinfeksi akibat pecahnya tabung reaksi atau kunjungan lapangan ke area yang menjadi habitat alami hewan pengerat pembawa bakteri Yersinia pestis.

Meskipun otoritas setempat mengklaim tidak ada keadaan darurat di Institut Anti-Pes Siberia dan Timur Jauh, laporan media lokal menyebutkan sekitar 200 orang yang pernah kontak dengan korban kini berada di bawah observasi medis ketat. Bakteri pes pneumonik memang dikenal ganas dan dapat menular antar manusia, namun masih bisa diatasi dengan antibiotik jika ditangani cepat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook