Jakarta, CNN Indonesia -- Mimpi Cristiano Ronaldo untuk mengukir sejarah di Piala Dunia 2026 harus tertunda. Timnas Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo (DRC) dalam laga perdana Grup K, Rabu (18/6) waktu setempat.
Hasil ini terbilang mengejutkan. Portugal yang diunggulkan justru kesulitan membongkar pertahanan Kongo. Ronaldo yang kini berusia 41 tahun tampil kurang greget, berbeda dengan rival abadinya Lionel Messi yang sehari sebelumnya mencetak hattrick ke gawang Aljazair.
Portugal sebenarnya unggul cepat lewat gol Joao Neves di menit keenam. Namun, Kongo yang tampil tanpa beban berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Yoane Wissa di masa injury time babak pertama. Gol ini menjadi gol pertama Kongo di Piala Dunia sejak era Zaire di tahun 1974.
Pelatih Roberto Martinez sempat menarik Bernardo Silva di babak kedua dan memasukkan Francisco Conceicao. Sayang, beberapa peluang matang yang didapat Ronaldo gagal berbuah gol. Sebuah gol dari Joao Cancelo juga dianulir karena offside.
Bagi Kongo, hasil ini sangat heroik. Tim asuhan Sebastien Desabre tampil solid meski persiapan mereka terganggu wabah Ebola di negara asal. Mereka juga bermain dengan semangat tinggi untuk mengenang rekan setimnya, Diogo Jota, yang tewas dalam kecelakaan mobil tahun lalu.
Dampak & Analisis: Hasil imbang ini membuat peta persaingan Grup K semakin terbuka. Portugal yang diunggulkan wajib menang di laga selanjutnya jika tak ingin gagal ke fase gugur. Sementara itu, Kongo membuktikan bahwa tim underdog bisa memberikan kejutan di panggung terbesar sepak bola dunia. Ini juga menjadi tamparan keras bagi Ronaldo yang gagal menjawab performa gemilang Messi.