Serangan drone Rusia menghantam sebuah taman di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, dan menewaskan enam orang, termasuk tiga anak-anak. Insiden ini menambah daftar panjang korban sipil akibat perang yang tak kunjung usai.
Serangan terjadi di ruang publik yang seharusnya aman bagi warga, terutama anak-anak. Kondisi ini memicu kekhawatiran lebih besar tentang kemampuan pertahanan udara Ukraina yang semakin menipis. Di saat yang sama, muncul kekhawatiran baru terkait langkah Donald Trump yang dikabarkan berupaya mengimpor diesel dari Rusia—sebuah manuver yang bisa melemahkan sanksi internasional terhadap Moskow.
Dampaknya bagi masyarakat Ukraina sangat nyata: rasa aman di ruang terbuka semakin hilang, sementara tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Rusia justru berpotensi mengendur. Informasi dari media lain menyebutkan bahwa serangan drone terhadap fasilitas publik di Kharkiv memang meningkat dalam beberapa pekan terakhir, seiring dengan intensifikasi konflik di perbatasan timur.