HURIKAN ISAIAS HANTAM FLORIDA, RIBUAN WARGA MENGUNGSI - Berita Dunia
← Kembali

HURIKAN ISAIAS HANTAM FLORIDA, RIBUAN WARGA MENGUNGSI

Foto Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Badai Hurikan Isaias akhirnya mendarat di daratan Florida, Amerika Serikat, pada Jumat malam waktu setempat. Badai yang sempat melemah menjadi kategori 2 ini membawa angin kencang berkecepatan 175 km/jam dan memicu peringatan banjir besar yang mengancam keselamatan jiwa.

Otoritas setempat tidak main-main. Florida, Alabama, dan Georgia kompak menetapkan status darurat. Bahkan, evakuasi wajib langsung diberlakukan di wilayah pesisir yang berada tepat di jalur badai. Senator Florida, Rick Scott, lewat media sosialnya mengimbau warga untuk segera mengungsi. "JANGAN TUNGGU! Keluar SEKARANG!" tulisnya tegas.

Gubernur Alabama, Kay Ivey, juga mengeluarkan perintah evakuasi wajib bagi semua non-penduduk, turis, dan pengunjung di county-county kunci yang diprediksi terdampak parah. Langkah ini diambil karena Badai Isaias berpotensi menimbulkan gelombang badai (storm surge) setinggi 2,7 meter yang bisa merendam area pesisir.

Yang menarik, Hurikan Isaias ini tercatat sebagai hurikan pertama di musim badai Atlantik tahun ini. Fenomena ini menjadi yang pertama dalam lebih dari 30 tahun di mana tidak ada hurikan yang terbentuk hingga Oktober, sebuah anomali cuaca yang dikaitkan dengan kondisi El Niño di Pasifik.

Setelah menghantam Florida, pusat badai diprediksi bergerak melintasi Alabama dan menuju Lembah Tennessee pada akhir pekan. Warga diminta waspada terhadap potensi tornado yang menyertai badai ini. "Jika Anda berada di dekat pantai, segera pindah ke tempat yang lebih tinggi," pesan Melissa Watson, ahli meteorologi dari National Weather Service.

Dampak badai ini sudah terasa sebelum mendarat. Ratusan ribu orang di wilayah tenggara AS dilaporkan mengalami pemadaman listrik. Otoritas setempat terus mengingatkan warga untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak keluar hanya untuk mencari konten media sosial di tengah badai yang mengancam nyawa.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook