HARGA PERAK MELONJAK, PENGANTIN LUCKNOW KINI TAK MAMPU BELI NAGRA SILVER - Berita Dunia
← Kembali

HARGA PERAK MELONJAK, PENGANTIN LUCKNOW KINI TAK MAMPU BELI NAGRA SILVER

Foto Berita

LUCKNOW, INDIA – Kenaikan harga perak global yang tidak terkendali memukul telak industri kerajinan tradisional di Lucknow, India. Para perajin nagra—sandal perak ikonik yang menjadi simbol status dan tradisi pernikahan masyarakat Nawabi—kini terancam kehilangan pembeli karena harga bahan baku yang melambung tinggi.

Azhar Hussain (55), perajin generasi ketiga yang telah bekerja selama tiga dekade di Pasar Chowk, mengaku pesanan anjlok drastis. Biasanya, ia mampu memproduksi 10 pasang nagra per bulan jelang musim kawin, dengan harga jual sekitar 10.000 hingga 22.000 rupee (Rp2 juta–Rp4,3 juta). Namun, lonjakan harga perak membuat biaya produksi tidak lagi sebanding dengan daya beli pasar menengah.

Nagra awalnya merupakan alas kaki mewah para bangsawan (Nawab) Kerajaan Awadh sejak abad ke-17. Seiring waktu, tradisi ini merakyat dan menjadi elemen wajib bagi pengantin wanita di Lucknow. Proses pembuatannya sangat rumit: lempengan perak dipotong, diukir motif bunga, ditempa di atas resin laka, lalu dilapisi beludru dan karet. Kini, kemewahan warisan budaya itu harus berhadapan dengan realitas ekonomi yang keras.

Analisis Dampak: Fenomena ini bukan sekadar masalah ekonomi lokal, melainkan ancaman terhadap pelestarian warisan budaya (cultural heritage). Jika harga perak terus naik, generasi muda perajin terancam beralih ke pekerjaan lain, dan tradisi pengantin mengenakan nagra bisa punah. Selain itu, ini mencerminkan bagaimana inflasi global dapat menggerus tradisi lokal di negara berkembang.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook