Barcelona berada di persimpangan jalan menghadapi salah satu misi terberatnya musim ini. Raksasa Catalan ini harus membalikkan defisit empat gol saat menjamu Atletico Madrid di Camp Nou dalam leg kedua semifinal Copa del Rey. Kekalahan telak 4-0 di markas Atletico pada leg pertama lalu membuat Blaugrana kini membutuhkan keajaiban.
Pertandingan krusial ini akan digelar pada Selasa, 3 Maret, pukul 21.00 waktu setempat (atau pukul 03.00 WIB pada Rabu, 4 Maret). Tim asuhan Hansi Flick dihadapkan pada tugas raksasa setelah gol bunuh diri Eric Garcia, ditambah lesakan Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez di babak pertama leg pertama, membuat mereka tertinggal jauh. Ironisnya, satu-satunya gol yang sempat dicetak Barca di leg pertama via Pau Cubarsi, dianulir oleh VAR setelah tinjauan panjang.
Meskipun demikian, Barcelona bisa sedikit optimis menatap laga ini. Mereka saat ini memimpin klasemen La Liga dan tampil sangat produktif di lini depan. Akhir pekan lalu, Barca baru saja melibas Villarreal 4-1, di mana bintang muda berusia 18 tahun, Lamine Yamal, mencetak hat-trick perdananya. Statistik Opta bahkan mencatat Yamal sebagai pencetak hat-trick termuda di La Liga dengan usia 18 tahun 230 hari.
Di sisi lain, Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone dikenal punya pertahanan solid dan serangan balik mematikan. Tim berjuluk Los Rojiblancos ini datang ke Camp Nou dengan bekal kemenangan 1-0 atas Real Oviedo yang membawa mereka ke posisi ketiga La Liga, meski terpaut 13 poin dari Barca. Mereka akan berusaha keras mempertahankan keunggulan agregat dan siap memanfaatkan celah pertahanan Barca.
Siapa pun yang berhasil memenangkan duel panas ini akan melaju ke final di Sevilla pada April, menghadapi pemenang antara Real Sociedad atau Athletic Bilbao. Real Sociedad sendiri memegang keunggulan 1-0 menjelang leg kedua mereka di San Sebastian. Pertanyaannya, mampukah Camp Nou menjadi saksi bisu kebangkitan Barcelona atau justru menjadi kuburan mimpi mereka di Copa del Rey?