BBC GAGAL SENSOR RASISME, POTONG PIDATO POLITIK? - Berita Dunia
← Kembali

BBC GAGAL SENSOR RASISME, POTONG PIDATO POLITIK?

Foto Berita

Lembaga penyiaran publik Inggris, BBC, tengah jadi sorotan tajam publik. Mereka menghadapi badai kritik setelah dituding lalai menyensor kata-kata rasis dalam siaran tunda ajang British Academy Film Awards (BAFTAs). Tak hanya itu, BBC juga dihujat karena diduga sengaja memotong pidato bermuatan politik dari seorang pembuat film yang memenangkan penghargaan.

Insiden pertama terjadi saat siaran BAFTA berlangsung. Sebuah kata-kata rasis diucapkan oleh John Davidson, seorang aktivis yang mengidap sindrom Tourette. Davidson, yang kisahnya menginspirasi film nominasi BAFTA 'I Swear' untuk meningkatkan kesadaran tentang Tourette, mengucapkan kata-kata itu secara tidak sengaja. Ia mengaku "merasa malu" dan "sangat menyesal" jika ada yang mengira tics involuntarinya itu disengaja. "Tics saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang saya pikirkan, rasakan, atau yakini," tegas Davidson.

Meski tayangan BAFTA disiarkan tunda, kata-kata rasis tersebut lolos sensor dan bahkan sempat tayang di layanan streaming BBC hingga Senin pagi. Pihak BBC telah meminta maaf dan menyebutnya sebagai "kesalahan serius", berjanji akan melakukan investigasi cepat. Mereka berdalih produser yang memantau acara tidak mendengar kata-kata rasis kedua ini, meski berhasil menyensor yang pertama.

Bersamaan dengan insiden itu, BBC juga menuai kecaman karena menyensor sebagian pidato dari pembuat film peraih penghargaan, Akinola Davies Jr., yang menyerukan "Free Palestine". Juru bicara BBC berkilah pemotongan itu dilakukan karena "kendala waktu", alasan yang sama disebut untuk pemotongan pidato pemenang lain. Namun, kejadian ini bukan yang pertama kali. BBC sebelumnya kerap dikritik karena liputan yang dianggap bias atau melakukan sensor terkait isu Israel dan Gaza, termasuk tidak menayangkan dokumenter tentang pekerja medis di Gaza tahun lalu dan memotong seruan pro-Palestina di BAFTA 2023.

Rentetan kontroversi ini jelas mengguncang kepercayaan publik terhadap BBC sebagai penyedia informasi yang netral dan berintegritas. Insiden ini tidak hanya menyoroti masalah teknis dalam proses sensor, tapi juga memicu perdebatan lebih luas mengenai independensi editorial BBC, terutama dalam menghadapi isu-isu sensitif terkait rasialisme dan konflik geopolitik. Ini menjadi ujian berat bagi BBC untuk membuktikan komitmennya terhadap jurnalisme yang adil dan transparan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook