Gelombang protes politik kembali memanas di India. Partai oposisi utama, Kongres, mengumumkan rencana long march menuju Mahkamah Agung untuk menuntut pemecatan Komisioner Pemilihan Umum (KEC). Langkah ini diambil setelah ribuan aktivis dan petinggi partai ditangkap oleh aparat keamanan dalam aksi demonstrasi besar-besaran.
Penangkapan massal ini menjadi sorotan internasional karena terjadi di tengah tensi politik yang meningkat menjelang siklus pemilu. Partai Kongres menuduh KEC bertindak tidak netral dan menguntungkan pihak penguasa. Sementara itu, pihak berwenang beralasan penangkapan dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah kerusuhan.
Analisis Dampak: Eskalasi konflik antara oposisi dan pemerintah ini berpotensi mengguncang stabilitas demokrasi India. Bagi masyarakat umum, protes ini bisa mengganggu aktivitas ekonomi di wilayah yang terdampak. Jika tidak segera diredam, krisis kepercayaan terhadap lembaga pemilu bisa memicu boikot suara atau kekerasan horizontal di akar rumput. Media internasional memandang ini sebagai ujian bagi independensi institusi negara di bawah tekanan politik.