Washington, DC – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, melontarkan pernyataan kontroversial saat menghadiri acara peringatan Hari D di Prancis. Dalam pidatonya, ia mengeklaim bahwa Eropa saat ini sedang menghadapi ‘invasi’ dari para migran yang membawa ‘ideologi berbahaya’.
Hegseth mendesak pemerintah-pemerintah Eropa untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia tidak merinci secara spesifik ideologi yang dimaksud, namun pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan. Kelompok hak asasi manusia mengecam pernyataan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pengungsi dan pencari suaka.
Analisis: Pernyataan Hegseth ini bukan sekadar opini pribadi. Ini mencerminkan garis keras pemerintahan baru AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump yang memang getol mengusir imigran ilegal. Retorika 'invasi' ini sangat berbahaya karena bisa memicu sentimen anti-imigran di Eropa yang sudah rentan. Media lain seperti Reuters dan BBC juga menyoroti bahwa pernyataan ini berpotensi merusak hubungan trans-Atlantik, terutama karena Hegseth menyampaikannya di tanah Prancis yang memiliki sejarah panjang dalam menerima pengungsi.