Ketika militer Israel memerintahkan evakuasi total Kota Gaza, seorang jurnalis bernama Maram Humaid harus menjalani dua peran berat sekaligus: sebagai pewarta dan sebagai ibu yang mengungsi bersama keluarganya. Situasi ini menjadi salah satu periode paling sulit dalam hidupnya.
Di tengah kelangkaan makanan dan kabar duka atas tewasnya rekan-rekan sesama jurnalis, Maram terus mendokumentasikan realita perang. Ia menyaksikan langsung bagaimana warga Palestina dihadapkan pada pilihan yang menyakitkan: pergi meninggalkan rumah atau bertahan dengan risiko nyawa.
Kisah perjuangan Maram ini terekam dalam sebuah film dokumenter berjudul Gaza: Still Reporting yang disutradarai oleh Mohammed Sawwaf, Salah Al-Haw, dan Ibrahim Al-Otla. Film ini menyoroti risiko besar yang dihadapi jurnalis dalam melaporkan konflik kemanusiaan di lapangan.