JAKARTA - Hubungan India dan Amerika Serikat (AS) yang dulu mesra kini berubah dingin. Tujuh tahun lalu, Perdana Menteri Narendra Modi dengan lantang mendukung Donald Trump di depan puluhan ribu orang India-Amerika. Kini, sikap New Delhi berbalik 180 derajat.
India yang biasanya menyelesaikan masalah secara diam-diam, kini terang-terangan mengkritik pemerintahan Trump. Serangkaian kebijakan Washington yang dianggap merugikan memaksa India angkat bicara. Analis menilai, New Delhi mungkin berharap kekalahan Trump di pemilu sela (midterm) bisa membuat sang Presiden lebih terkendali dan tidak se-agresif sekarang.
Meski secara historis India lebih nyaman dengan Presiden dari Partai Republik, gaya kepemimpinan Trump jilid kedua dianggap terlalu berbeda. Ketegangan ini menandakan babak baru diplomasi yang lebih keras, di mana India tidak lagi segan menunjukkan ketidaksetujuannya di depan publik.
Dampak bagi Masyarakat: Perubahan sikap India ini bisa memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan Asia Selatan. Jika hubungan memburuk, kerja sama teknologi dan pertahanan yang selama ini menguntungkan India bisa terancam. Masyarakat India di AS juga mungkin merasakan dampak sosial dari ketegangan politik kedua negara.