Washington, DC – Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, 15 aktivis yang diduga terkait kelompok antifa di Minnesota resmi didakwa dengan berbagai tuduhan berat, mulai dari konspirasi melukai petugas federal hingga perusakan properti negara.
Jaksa AS untuk Minnesota, Daniel Rosen, dalam konferensi pers Selasa (4/2) waktu setempat, mengaitkan dakwaan ini langsung dengan arahan Trump untuk 'melawan terorisme dalam negeri'. Para aktivis ini dituduh menghalangi operasi imigrasi keras yang dikenal sebagai Operasi Metro Surge, yang berlangsung sejak Desember hingga Februari lalu.
Operasi tersebut memang kontroversial. Selain dituduh menggunakan kekerasan berlebihan, operasi ini juga membiarkan petugas masuk ke rumah tanpa surat perintah pengadilan. Puncaknya, pada Januari lalu, dua warga AS, Renee Good dan Alex Pretti, tewas ditembak dalam operasi ini, memicu kemarahan nasional.
Gubernur Minnesota, Tim Walz, menyebut operasi itu sebagai 'pameran kekuatan untuk mengintimidasi negara bagian yang menentang Trump'. Ia memuji warga Minnesota yang berani melawan 'otoritarianisme'.
Meski begitu, Rosen bersikeras bahwa dakwaan ini bukan soal kebebasan berbicara. 'Mereka didakwa karena apa yang mereka lakukan, bukan karena apa yang mereka katakan. Mereka bersekongkol untuk menggunakan kekerasan,' tegas Rosen. Namun, saat ditanya wartawan apakah ada petugas yang benar-benar terluka akibat aksi para aktivis, Rosen hanya menjawab samar bahwa data akan keluar 'seiring proses persidangan'.
Para kritikus menilai ini adalah upaya kriminalisasi terhadap protes sah. Seorang wartawan bahkan menantang Rosen dengan istilah 'kejahatan pikiran' (thought crimes) dari novel 1984 karya George Orwell.
Analisis Dampak: Langkah ini berpotensi memperlebar jurang polarisasi di AS. Di satu sisi, pemerintah ingin menunjukkan ketegasan hukum. Di sisi lain, publik melihatnya sebagai alat membungkam oposisi. Jika terbukti tidak ada korban luka di pihak petugas, dakwaan ini bisa menjadi bumerang politik bagi Trump menjelang pemilu.