ISRAEL CULIK TOKOH LEBANON, DAMAI RAPUH DI PERBATASAN - Berita Dunia
← Kembali

ISRAEL CULIK TOKOH LEBANON, DAMAI RAPUH DI PERBATASAN

Foto Berita

Ketegangan di perbatasan Lebanon dan Israel kembali memanas setelah kelompok Al-Jamaa al-Islamiya menuding Israel menculik salah satu pejabatnya, Atwi Atwi, dalam sebuah serangan lintas batas. Insiden ini terjadi di tengah gencatan senjata yang seharusnya meredakan konflik, namun justru memperkeruh situasi dengan klaim penangkapan "teroris senior" oleh militer Israel dan laporan serangan udara terpisah yang menewaskan warga sipil.

Kabar penculikan Atwi Atwi, seorang pejabat dari Al-Jamaa al-Islamiya sekaligus mantan wali kota Hibbariyeh, mencuat pada hari Senin. Menurut kelompok tersebut, pasukan Israel menyusup ke wilayah Hasbaiyya, Lebanon selatan, sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat, menyerbu rumah Atwi, dan membawanya ke lokasi yang tidak diketahui. Al-Jamaa al-Islamiya sendiri adalah kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan terhadap Israel di tengah konflik dengan Hezbollah.

Pihak militer Israel mengonfirmasi operasi tersebut, namun menyebutkan bahwa mereka telah menangkap seorang "teroris senior" berdasarkan informasi intelijen yang terkumpul dalam beberapa minggu terakhir. Mereka menuduh Al-Jamaa al-Islamiya sebagai pihak di balik serangan terhadap Israel dan warga sipilnya di utara. Pria yang ditangkap itu kemudian dibawa ke wilayah Israel untuk diinterogasi lebih lanjut.

Insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada November 2023 lalu, yang seharusnya mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hezbollah. Dalam perjanjian itu, Israel semestinya menarik diri dari wilayah Lebanon yang didudukinya, sementara Hezbollah harus menarik pasukannya dari selatan Sungai Litani dan membongkar infrastruktur militernya.

Namun, Israel kerap melancarkan operasi militer di Lebanon selatan, bahkan menduduki lima titik strategis. Lebanon juga menuding Israel telah menculik beberapa warganya sejak awal permusuhan, dengan seorang anggota parlemen Hezbollah bahkan mengklaim ada 20 tahanan Lebanon, 10 di antaranya diculik setelah gencatan senjata.

Di hari yang sama, ketegangan di perbatasan semakin memuncak dengan adanya laporan serangan udara Israel di kota Yanooh, distrik Tyre, Lebanon selatan. Serangan ini menargetkan sebuah kendaraan dan tragisnya menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak kecil. Rentetan kejadian ini jelas menunjukkan rapuhnya perdamaian di perbatasan dan meningkatkan kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang berdampak langsung pada keselamatan warga sipil di kedua belah pihak.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook