ISRAEL HANTAM KAMP MILITER SURIAH: LINDUNGI KOMUNITAS DRUZE? - Berita Dunia
← Kembali

ISRAEL HANTAM KAMP MILITER SURIAH: LINDUNGI KOMUNITAS DRUZE?

Foto Berita

Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah kamp militer Suriah pada Jumat (tanggal spesifik tidak disebutkan), diklaim sebagai balasan atas serangan yang menyasar komunitas Druze di wilayah Suwayda, selatan Suriah. Militer Israel menegaskan tindakan ini untuk melindungi warga Druze di Suriah, menegaskan tak akan membiarkan mereka terluka.

Insiden di Suwayda ini sendiri bermula dari pecahnya pertempuran sengit antara pasukan pemerintah Suriah, pejuang suku lokal, dan faksi Druze yang berseteru. Menurut laporan Syrian Observatory for Human Rights pada Kamis, kerusuhan dipicu oleh jatuhnya mortir ke wilayah yang dikuasai faksi Druze. Mortir-mortir itu kemudian mendarat di permukiman warga kota Suwayda, memicu kepanikan dan ketakutan massal.

Konflik di Suwayda sebenarnya sudah memanas sejak 13 Juli, melibatkan pejuang suku Badui dan kelompok Druze. Meskipun pasukan pemerintah sempat dikerahkan, pertumpahan darah justru memburuk. Israel sendiri sebelumnya juga pernah melakukan serangan serupa terhadap pasukan Suriah, bahkan mengebom jantung kota Damaskus, dengan dalih melindungi komunitas Druze.

Perluasan konflik ini dilaporkan terjadi setelah Israel semakin jauh masuk ke wilayah Suriah pasca jatuhnya Bashar al-Assad pada Desember 2024. Israel mengambil alih zona penyangga dan menyatakan perjanjian 1974 dengan Suriah telah runtuh. Eskalasi terbaru antara kedua negara bertetangga ini muncul di tengah berkecamuknya perang di Timur Tengah, menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Menyikapi situasi yang memanas, Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dalam pidatonya usai salat Idulfitri di Damaskus menegaskan komitmennya untuk menjaga Suriah agar tidak terseret ke dalam konflik lebih lanjut. Ia menyoroti bahwa Suriah selama 15 tahun terakhir selalu menjadi arena konflik, namun kini berusaha harmonis dengan negara-negara tetangga. Al-Sharaa juga menekankan solidaritas penuh Suriah dengan negara-negara Arab. Sementara itu, kantor berita pemerintah Suriah, SANA, memilih bungkam dan tidak mengabarkan tentang pertempuran di Suwayda maupun serangan udara Israel ini.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook