MANTAN ISTRI KEPONAKAN PENGUASA DUBAI DITAHAN - Berita Dunia
← Kembali

MANTAN ISTRI KEPONAKAN PENGUASA DUBAI DITAHAN

Foto Berita

Dubai, 2026 – Kisah perebutan hak asuh anak kembali menyeret keluarga besar penguasa Dubai ke permukaan. Zenab Javadli, mantan atlet senam internasional sekaligus mantan istri dari keponakan penguasa Dubai, Sheikh Saeed bin Maktoum bin Rashid Al Maktoum, resmi ditahan oleh Kejaksaan Dubai.

Penahanan ini bermula dari laporan sang mantan suami yang menuduh Zenab menculik ketiga anak mereka saat sesi kunjungan yang telah disetujui pengadilan. Selama hampir dua hari, keluarga dan teman-teman Zenab kehilangan kontak dengannya hingga akhirnya melaporkan hilangnya ia dan anak-anaknya.

Ketegangan sebenarnya sudah berlangsung berbulan-bulan. Zenab mengaku hampir tidak pernah keluar rumah karena yakin petugas keamanan menunggu untuk merebut anak-anaknya dan menahannya. Tahun lalu, tuduhan penculikan sempat dilayangkan setelah ketiga anak bolak-balik di antara kedua orang tua, masing-masing saling menuduh.

Di sisi lain, pengacara Sheikh Saeed membantah tuduhan tersebut dan menyebut Zenab sebagai ibu yang tidak layak. Mereka mengklaim Zenab gagal menyekolahkan anak-anaknya, tinggal di hotel yang tidak layak, dan membahayakan kesehatan anak bungsu mereka. Zenab juga menghadapi potensi tahanan atas kasus e-crime di UEA karena menyiarkan langsung pertengkaran tahun lalu. Dalam sebuah video, ia mengaku kepada pengacara HAM Inggris, David Haigh, bahwa itu adalah kesempatan terakhirnya untuk bersama anak-anak.

Hingga kini, Kejaksaan Dubai menyatakan kasus masih dalam penyelidikan dan akan mengambil langkah hukum sesuai aturan yang berlaku, dengan prioritas utama keselamatan anak-anak.

Analisis: Kasus ini menyoroti celah hukum dalam sistem peradilan keluarga di UEA, terutama bagi perempuan asing yang menikah dengan warga setempat. Ketidakseimbangan kekuasaan dan akses terhadap bantuan hukum seringkali membuat pihak ibu kehilangan hak asuh. Kasus ini juga mengingatkan publik pada berbagai kontroversi hak asasi manusia di Dubai, yang selama ini menjadi sorotan internasional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook