KENDALI KAMP ISIL BERUBAH TANGAN, DAMASKUS AMBIL ALIH! - Berita Dunia
← Kembali

KENDALI KAMP ISIL BERUBAH TANGAN, DAMASKUS AMBIL ALIH!

Foto Berita

Sejak Rabu, pasukan pemerintah Suriah dilaporkan telah memasuki Kamp Al-Hol. Kamp yang luas ini, menampung ribuan orang yang terafiliasi dengan kelompok militan ISIL (ISIS), kini berada di bawah kendali Damaskus setelah pasukan Kurdi menarik diri dari fasilitas tersebut.

Proses pengambilalihan berjalan damai, dengan kendaraan lapis baja yang membawa pasukan pemerintah bergerak masuk ke kamp yang terletak di wilayah gurun Provinsi Hasakeh itu. Pergantian kendali ini merupakan indikasi positif bahwa gencatan senjata empat hari antara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi, yang diumumkan sehari sebelumnya, berjalan lancar.

Pengalihan kendali Kamp Al-Hol, yang menampung sekitar 24.000 orang – mayoritas perempuan dan anak-anak terkait ISIL – terjadi setelah dua minggu pertempuran sengit antara militer Suriah dan SDF yang kemudian dihentikan oleh gencatan senjata pada Selasa. Pertempuran tersebut membuat SDF, yang sebelumnya memainkan peran kunci dalam mengalahkan ISIL bersekutu dengan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat, kehilangan banyak wilayah di Suriah utara dan timur.

Menurut Duta Besar AS untuk Suriah, Tom Barrack, peran SDF sebagai kekuatan utama anti-ISIL "sebagian besar telah berakhir". Barrack menambahkan bahwa pemerintah di Damaskus "bersedia dan siap mengambil alih tanggung jawab keamanan." Peralihan ini mengindikasikan pergeseran kemitraan AS dalam perang melawan ISIL, kini beralih ke pemerintah Suriah. Pemimpin SDF, Mazloum Abdi, sempat mendesak koalisi pimpinan AS untuk "memikul tanggung jawabnya dalam melindungi fasilitas" yang menahan anggota ISIL.

Kamp Al-Hol sendiri merupakan fasilitas terbesar bagi individu yang memiliki kaitan dengan ISIL, kelompok yang dikalahkan di Suriah pada tahun 2019. Kamp ini didirikan oleh pasukan Kurdi setelah mereka menguasai wilayah Suriah dengan dukungan koalisi. Penghuni Al-Hol mencakup sekitar 14.500 warga Suriah, hampir 3.000 warga Irak, dan sekitar 6.500 lainnya yang merupakan pendukung setia ISIL dari berbagai negara, yang ditahan di bagian kamp berkeamanan tinggi.

Meski demikian, SDF masih mengendalikan sebagian besar dari belasan penjara yang menampung sekitar 9.000 anggota ISIL. Fasilitas terbesar, Penjara Gweiran di kota Hasakeh, yang menampung sekitar 4.500 tahanan terkait ISIL, masih sepenuhnya di bawah kendali SDF. Menambah kompleksitas situasi, Kementerian Dalam Negeri Suriah pada Selasa melaporkan 120 anggota ISIL melarikan diri dari penjara Shaddadi di Provinsi Hasakeh. Militer Suriah menuduh SDF membebaskan tahanan ISIL dari fasilitas tersebut.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook