La Paz, Bolivia – Ratusan warga La Paz rela berdesakan dan menahan dinginnya suhu mendekati titik beku hanya untuk mengantre mendapatkan ayam dengan harga terjangkau. Fenomena ini terjadi akibat krisis pangan yang sudah berlangsung lebih dari sebulan di ibu kota Bolivia tersebut.
Kelangkaan bahan pokok dipicu oleh kenaikan harga yang meroket dan aksi blokade jalan oleh para demonstran. Blokade ini tidak hanya menghambat distribusi pangan, tapi juga pasokan medis ke kota. Warga yang putus asa pun tak punya pilihan selain mengantre berjam-jam demi protein murah untuk keluarga mereka.
Analisis Dampak: Situasi ini mencerminkan kerentanan rantai pasok di negara berkembang saat terjadi gejolak politik atau ekonomi. Jika blokade berlanjut, risiko kelaparan dan krisis kesehatan masyarakat di La Paz bisa semakin parah. Media lokal melaporkan bahwa pemerintah Bolivia masih bernegosiasi dengan kelompok protes, namun belum ada titik terang untuk mencabut blokade.