PESTA NIKAH BERDARAH, PAKISTAN MAKIN SIAGA PERANG! - Berita Dunia
← Kembali

PESTA NIKAH BERDARAH, PAKISTAN MAKIN SIAGA PERANG!

Foto Berita

Suasana haru sebuah pesta pernikahan di wilayah Dera Ismail Khan, Pakistan barat laut, mendadak berubah jadi horor mengerikan. Sebuah ledakan bom bunuh diri menghancurkan kebahagiaan, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai banyak lainnya. Insiden tragis ini bukan sekadar serangan biasa, melainkan menyasar anggota komite perdamaian yang didukung pemerintah, menambah runyam situasi keamanan yang kian memanas di perbatasan Afghanistan.

Pesta pernikahan yang seharusnya penuh sukacita pada Jumat (waktu setempat) berubah menjadi duka mendalam. Polisi mengonfirmasi, serangan mematikan itu terjadi di sebuah bangunan tempat anggota komite perdamaian berkumpul untuk acara pernikahan. Awalnya tiga korban tewas di lokasi, namun empat lainnya menyusul meninggal di rumah sakit akibat luka parah.

Komite perdamaian, yang terdiri dari warga dan tokoh masyarakat setempat, selama ini mendapat dukungan penuh dari Islamabad sebagai garda terdepan melawan kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Afghanistan. Tragisnya, mereka justru menjadi target dalam serangan keji ini.

Insiden bom bunuh diri ini juga terjadi di tengah kesiapan militer Pakistan untuk melancarkan operasi besar-besaran melawan kelompok-kelompok bersenjata di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan. Situasi ini telah memicu eksodus puluhan ribu warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka, menghadapi kerasnya musim dingin demi mencari keamanan.

Meski belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab, kecurigaan besar mengarah pada Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) atau Taliban Pakistan. Kelompok militan ini dikenal kerap melancarkan serangan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir dan secara terang-terangan melabeli anggota komite perdamaian sebagai pengkhianat. Tujuan utama TTP adalah mengganti sistem pemerintahan Pakistan dengan interpretasi ketat hukum Islam versi mereka.

TTP diyakini semakin kuat sejak Taliban Afghanistan kembali berkuasa di negara tetangga itu pada 2021, setelah penarikan pasukan AS dan NATO. Banyak pemimpin dan pejuang TTP kini disebut-sebut menemukan tempat persembunyian di Afghanistan. Islamabad berulang kali menuduh Taliban Afghanistan membiarkan kelompok Pakistan ini merencanakan serangan dari wilayah mereka, namun Kabul membantah, bersikeras bahwa aktivitas TTP adalah masalah domestik Pakistan sendiri.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook