Insiden memilukan terjadi jelang laga sepak bola perguruan tinggi di Texas, Amerika Serikat. Seorang anggota Angkatan Udara AS, Sersan Ian Patterson, meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian saat melakukan aksi abseiling (turun dengan tali) dari langit-langit Stadion Alamodome, San Antonio.
Pria berusia 15 tahun pengabdian militer ini terpeleset dan jatuh dengan posisi kaki lebih dulu ke lapangan rumput sintetis pada ketinggian 52 meter, Sabtu (waktu setempat). Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong. Patterson dikenal sebagai instruktur Tactical Air Control Party di Pangkalan Gabungan San Antonio dan sempat meraih penghargaan Instruktur Terbaik Angkatan Udara pada 2022.
Meski insiden tragis ini terjadi sebelum pertandingan antara University of Texas at San Antonio (UTSA) dan Naval Academy dimulai, pihak penyelenggara memutuskan pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal. Keputusan ini diambil sebelum kematian korban dikonfirmasi secara resmi. Pihak konferensi atletik menyampaikan belasungkawa mendalam, begitu pula Presiden UTSA, Taylor Eighmy, yang menyebut kejadian ini sebagai tragedi yang menyayat hati.
Analisis Dampak: Insiden ini menyoroti standar keselamatan kerja pada acara olahraga besar, khususnya yang melibatkan aksi akrobatik militer. Masyarakat kini mempertanyakan protokol keselamatan rigging dan izin terbang di dalam ruangan (indoor). Selain itu, keputusan melanjutkan pertandingan menuai pro-kontra, meski pihak berwenang berdalih informasi kematian belum diterima saat kick-off dimulai.