Kabar mengejutkan datang dari Meksiko. Pemerintah mengklaim berhasil menewaskan El Mencho, pemimpin kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang dikenal sangat kejam. Namun, bukannya mereda, kematian sang gembong narkoba justru menyulut gelombang kekerasan yang meluas di berbagai negara bagian. Dalam hitungan jam setelah klaim tersebut, jalan-jalan raya dilaporkan membara dan aksi kekerasan pecah di mana-mana.
Meski sebagian pihak menganggap ini sebagai kemenangan besar, pengalaman menunjukkan bahwa tewasnya seorang raja kartel tidak serta-merta membubarkan organisasinya. Sebaliknya, hal ini bisa memicu perebutan kekuasaan internal yang brutal, bahkan berpotensi melahirkan faksi-faksi baru yang lebih ganas. Bagi masyarakat Meksiko, klaim kemenangan ini mungkin berarti awal dari periode ketidakpastian dan potensi kekerasan yang lebih parah, bukan akhir dari ancaman kartel. Pertanyaan besar yang muncul kini adalah: perubahan apa yang sebenarnya akan terjadi di Meksiko pasca-kematian El Mencho, dan bagaimana dampak jangka panjangnya bagi keamanan dan stabilitas negara tersebut?