Meta secara resmi menghapus seluruh akun dan konten milik Al Jazeera English dari platform Facebook. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam ketegangan antara raksasa teknologi dan media internasional terkait kontrol informasi di media sosial.
Penghapusan ini berdampak langsung pada akses jutaan pengguna Facebook yang selama ini mengandalkan Al Jazeera sebagai sumber berita global. Kehilangan ini memicu kekhawatiran tentang masa depan kebebasan pers di platform digital, di mana keputusan sepihak perusahaan teknologi dapat membungkam suara media besar dalam semalam.
Dalam konteks industri media yang lebih luas, tindakan Meta ini memperkuat tren 'deplatforming' yang semakin sering terjadi. Pengamat media menilai langkah ini bisa memicu efek domino, di mana media lain mungkin akan menghadapi perlakuan serupa, memaksa audiens untuk mencari sumber berita alternatif di luar ekosistem media sosial arus utama.