Kemelut panas terjadi antara Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan miliarder teknologi Elon Musk. Sheinbaum serius mempertimbangkan langkah hukum setelah Musk secara terbuka menuduhnya dikendalikan oleh 'bos-bos kartel'. Tuduhan Musk ini muncul di tengah panasnya situasi keamanan Meksiko dan perdebatan tentang strategi pemberantasan narkoba.
Musk, melalui cuitannya di media sosial, secara blak-blakan menuduh Presiden Sheinbaum hanya mengulang apa yang 'bos-bos kartel suruh ia katakan'. Tuduhan ini dilontarkan Musk sebagai respons atas video yang menunjukkan Sheinbaum mendukung pendekatan non-militeristik dalam menghadapi kartel narkoba, berbeda dari 'perang melawan narkoba' yang militeristik. Musk bahkan menyiratkan konsekuensi lebih buruk dari sekadar 'evaluasi kinerja' jika Sheinbaum tidak patuh pada 'bosnya'.
Menanggapi tudingan ini dalam konferensi pers hari Selasa, Presiden Sheinbaum tidak tinggal diam. Ia dengan tegas membantah tuduhan 'pemerintahan narkoba' tersebut sebagai 'absurd' dan 'lucu'. Sheinbaum juga memastikan bahwa tim hukumnya sedang meninjau segala kemungkinan untuk mengambil tindakan hukum terhadap Elon Musk.
Tudingan Musk ini bukan tanpa latar belakang. Ia muncul di tengah gelombang kekerasan yang melanda Meksiko pasca-kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, Nemesio Oseguera Cervantes alias 'El Mencho'. Kematian El Mencho memicu serangkaian aksi balasan brutal dari kartel, mulai dari blokade jalan, pembakaran, hingga bentrokan bersenjata yang menewaskan puluhan orang. Di tengah situasi inilah, Musk dan sejumlah pihak mengkritik kebijakan keamanan Sheinbaum.
Sebagai kritikus vokal pemerintah sayap kiri dan memiliki kedekatan dengan mantan Presiden AS Donald Trump, Musk sejalan dengan pandangan Trump serta Departemen Luar Negeri AS. Sebelumnya, mereka juga mendesak Meksiko untuk lebih agresif dalam menumpas kepemimpinan kartel, laboratorium narkoba, hingga rantai pasok ilegalnya. Trump bahkan pernah menuding Sheinbaum tidak efektif dalam memberantas peredaran narkoba.
Situasi ini bukan hanya memanaskan hubungan diplomatik dan personal antara Presiden Meksiko dan salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia, tetapi juga menyoroti kompleksitas tantangan keamanan di Meksiko. Tuduhan semacam ini berpotensi merusak citra internasional Meksiko dan kepemimpinan Sheinbaum, terutama di saat ia berusaha menavigasi isu sensitif terkait kartel dan keamanan nasional yang menjadi sorotan dunia.