Empat astronot akhirnya kembali menginjakkan kaki di Bumi setelah menjalani misi panjang selama delapan bulan di Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Proses kepulangan mereka ditandai dengan pendaratan laut (splashdown) yang dibantu parasut di perairan Samudra Pasifik, tepatnya di lepas pantai California, pada hari Kamis waktu setempat.
Kembalinya kru ini menjadi penutup dari rangkaian tugas penelitian dan pemeliharaan stasiun yang berlangsung sejak awal tahun. Selama berada di orbit, para astronot ini terlibat dalam berbagai eksperimen ilmiah yang tidak bisa dilakukan di gravitasi Bumi, mulai dari riset biologi hingga pengujian teknologi material baru.
Dampak bagi masyarakat luas, misi ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam eksplorasi antariksa. Data yang dikumpulkan selama delapan bulan tersebut diharapkan dapat mempercepat inovasi di bidang kedokteran dan teknologi komunikasi yang nantinya akan diaplikasikan untuk kehidupan sehari-hari di Bumi.