SERANGAN SIBER PANASKAN FREZER SUPERMARKET EROPA - Berita Dunia
← Kembali

SERANGAN SIBER PANASKAN FREZER SUPERMARKET EROPA

Foto Berita

Gelombang serangan siber yang menyasar sistem pendingin di supermarket seluruh Eropa semakin meresahkan. Bukan sekadar meretas data, para pelaku diduga sengaja menaikkan suhu lemari es dan freezer yang terhubung internet hingga merusak stok makanan dalam jumlah besar. Insiden terbaru terjadi pada Senin lalu, di mana lebih dari 100 toko di berbagai negara Eropa melaporkan sistem pendingin mereka 'kepanasan'.

Serangan ini sebenarnya bukan barang baru. Sejak bulan lalu, ratusan supermarket di Prancis sudah menjadi korban dengan kerugian mencapai jutaan euro akibat makanan yang membusuk dan peralatan yang rusak. Yang mengejutkan, serangan ini tidak hanya berhenti di Eropa. Jejak serupa juga ditemukan di Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Militer Fort Huachuca, Arizona, dan Stasiun Angkatan Laut di Newport. Pentagon pun ikut turun tangan menyelidiki insiden ini sebagai dugaan peretasan serius.

Modus operandinya terbilang canggih namun memanfaatkan celah keamanan klasik. Pakar keamanan siber dari University of Bristol, Awais Rashid, menjelaskan bahwa banyak sistem pendingin supermarket dikelola secara remote oleh pihak ketiga tanpa pembaruan software yang memadai. Bahkan, beberapa perangkat masih menggunakan password yang mudah ditebak dan beroperasi di jaringan internet terbuka tanpa proteksi khusus. Akibatnya, peretas bisa dengan leluasa mengubah pengaturan suhu hingga mencapai 50 derajat Celsius, menyebabkan peralatan meleleh bahkan terbakar.

Meski motif pastinya masih dalam penyelidikan, Komisioner Pertanian dan Pangan Uni Eropa, Christophe Hansen, mencurigai aksi ini sebagai upaya sengaja untuk mengacaukan pasokan pangan dan melemahkan kepercayaan konsumen. Bagi masyarakat, insiden ini menjadi pengingat keras bahwa keamanan pangan tidak hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga proteksi infrastruktur digital yang menopangnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook