KETEGANGAN TEPI BARAT: KEKERASAN MENYELURUH TAK TERBENDUNG! - Berita Dunia
← Kembali

KETEGANGAN TEPI BARAT: KEKERASAN MENYELURUH TAK TERBENDUNG!

Foto Berita

Situasi di Tepi Barat yang diduduki semakin memanas. Sejak Selasa malam, serangkaian kekerasan terjadi, melibatkan penyerangan oleh pemukim ilegal Israel dan operasi militer yang menargetkan warga Palestina di berbagai lokasi. Insiden ini terjadi di tengah perang genosida Israel terhadap Gaza, yang memicu gelombang kekerasan yang intensif di seluruh Tepi Barat.

Di wilayah ad-Dhahiriya, sekitar 24 kilometer barat daya Hebron, pasukan Israel melancarkan penggerebekan pada Selasa malam. Sumber keamanan melaporkan bahwa mereka menembakkan peluru tajam dan peluru karet, melukai beberapa warga Palestina di bagian kaki dengan peluru karet.

Tak jauh dari sana, di Khirbet Susiya, Masafer Yatta, puluhan pemukim Israel menyerang desa tersebut pada Selasa malam. Empat warga Palestina dilaporkan terluka. Tak hanya itu, para pemukim juga merusak properti, bahkan membakar enam bangunan dan satu unit mobil. Desa yang sudah berdiri sejak akhir tahun 1800-an ini kini hanya dihuni sekitar 30 keluarga karena gelombang pengungsian akibat serangan pemukim yang seringkali mendapat perlindungan militer Israel.

Kekerasan berlanjut pada hari Rabu. Di Masafer Bani Na’im, sebelah timur Hebron, pemukim dari permukiman baru menyerang rumah seorang pria Palestina yang kini ditahan Israel. Mereka mencuri 30 ekor domba, membunuh satu ekor, dan merusak ban kendaraannya. Pria tersebut diketahui juga pernah diserang pemukim sebelumnya.

Pasukan Israel juga melakukan penggerebekan di rumah-rumah warga dan menyerang beberapa penduduk di kota Sinjil, timur laut Ramallah. Sumber lokal menyebutkan bahwa pasukan mendobrak pintu, mengobrak-abrik rumah, serta menyerang warga. Selama operasi, sebuah drone terbang di atas langit, diiringi tembakan granat kejut dan suar.

Di pintu masuk desa Anza, selatan Jenin, otoritas Israel menggunakan buldoser untuk membongkar sebuah bangunan dan beberapa toko. Pembongkaran ini menambah daftar panjang kehancuran yang dialami warga Palestina.

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, kekerasan militer Israel dan pemukim di Tepi Barat memang meningkat drastis. Data terbaru PBB mencatat, setidaknya 1.094 warga Palestina tewas akibat tindakan pasukan dan pemukim Israel di Tepi Barat sejak Oktober 2023. Pekan lalu, Dewan Hak Asasi Manusia PBB dalam laporannya memperingatkan bahwa kebijakan Israel di Tepi Barat, termasuk penggunaan kekuatan yang tidak sah secara sistematis oleh militer dan pembongkaran rumah, bertujuan untuk menggusur komunitas Palestina. Laporan PBB bahkan menyuarakan kekhawatiran tentang "pembersihan etnis" yang dilakukan oleh otoritas Israel baik di Gaza maupun Tepi Barat yang diduduki.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook