RUSIA HANCURKAN KATEDRAL BAKU, WARGA KYIV GELAP - Berita Dunia
← Kembali

RUSIA HANCURKAN KATEDRAL BAKU, WARGA KYIV GELAP

Foto Berita

KYIV, KOMPAS.com — Rusia kembali melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina. Dalam satu malam, lebih dari 70 rudal dan 611 drone menghujani berbagai kota, dengan Kyiv menjadi sasaran utama. Akibatnya, Katedral Dormition yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO di kompleks Biara Kyiv-Pechersk Lavra terbakar hebat setelah terkena serangan langsung.

Otoritas setempat melaporkan, setidaknya empat orang tewas dan 30 lainnya luka-luka di ibu kota. Serpihan rudal dan drone jatuh di pemukiman, pasar, dan jaringan listrik, membuat sekitar 140.000 warga kehilangan aliran listrik. Di Kharkiv, Rusia menggunakan taktik 'double tap' dengan menyerang kembali lokasi yang sama, menewaskan empat petugas penyelamat dan seorang pejabat kota.

Metropolitan Epiphanius dari Gereja Ortodoks Ukraina mengecam serangan terhadap katedral bersejarah itu sebagai 'kejahatan terhadap kemanusiaan, sejarah, dan agama Kristen'. Sementara itu, Kremlin mengklaim serangan mereka menyasar pabrik militer, kantor perekrutan, dan pangkalan udara Ukraina.

Analisis: Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang belum membuahkan hasil. Meskipun Presiden AS Donald Trump menjembatani komunikasi antara Zelenskyy dan Putin, gencatan senjata masih jauh dari kata pasti. Penghancuran situs warisan budaya ini tidak hanya memperdalam krisis kemanusiaan, tetapi juga menunjukkan eskalasi brutal yang mengabaikan hukum internasional. Dunia kembali diingatkan bahwa konflik ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda, dan warga sipil terus menjadi korban utama.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook