Piala Dunia Kriket T20 putra, ajang bergengsi yang selalu menyajikan drama dan momen ikonik, akan segera memasuki edisi ke-10 pada 2026 mendatang. Turnamen yang rencananya dihelat di India dan Sri Lanka ini akan melibatkan 20 tim, menunjukkan semakin meluasnya popularitas kriket format T20.
Sejak pertama kali digelar pada 2007, T20 World Cup sudah melahirkan banyak cerita tak terlupakan. Mari kita kilas balik beberapa edisi paling ikonik:
Edisi Perdana Penuh Sejarah (2007)
Afrika Selatan menjadi tuan rumah edisi perdana pada 2007. Turnamen dengan 12 tim ini langsung memecahkan rekor dengan 33 debut pemain T20I dan deretan catatan baru baik individu maupun tim. Siapa yang bisa lupa saat Chris Gayle mencetak sejarah dengan ratusan pertamanya di laga pembuka melawan Afrika Selatan? Atau Yuvraj Singh yang mengukir rekor enam kali enam dalam satu over ke Stuart Broad, sekaligus menciptakan rekor setengah abad (50 run dari 12 bola) tercepat?
Rivalitas abadi India dan Pakistan juga jadi sorotan. Keduanya bahkan harus menjalani 'bowl-out' pertama dalam sejarah T20I setelah seri di babak Super 8, yang dimenangkan India. Klimaksnya, final impian mempertemukan India vs Pakistan lagi. Drama di over terakhir, Misbah-ul-Haq mencoba 'scoop' bola dari Joginder Sharma namun tertangkap Sreesanth di fine leg, mengunci kemenangan India dengan selisih lima run. India pun dinobatkan sebagai juara dunia T20 pertama, sementara Shahid Afridi menjadi pemain terbaik turnamen.
Dominasi Pakistan di Tanah Inggris (2009)
Dua tahun berselang, Inggris menjadi tuan rumah T20 World Cup. Tuan rumah sempat mengejutkan karena kalah dari tim 'kurcaci' Belanda di Lord's, 'Rumah Kriket', namun tetap lolos ke Super 8 sebelum akhirnya tersingkir. Pakistan, yang sempat terseok-seok di awal, justru bangkit dan melaju hingga final, mengalahkan Sri Lanka dengan delapan wicket. Tillakaratne Dilshan dari Sri Lanka yang tampil gemilang dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Edisi 2009 juga punya cerita emosional. Turnamen digelar hanya beberapa bulan setelah serangan bersenjata terhadap bus tim kriket Sri Lanka di Lahore, Pakistan. Momen pengibaran bendera di final pun terasa lebih menyentuh. Di final, bowler muda Pakistan, Mohammad Amir, sukses membuat Dilshan 'duck' (tidak mencetak run), memicu keruntuhan batting Sri Lanka yang tak bisa diatasi oleh Kumar Sangakkara.
Analisis: Antusiasme T20 yang Terus Meningkat
Perlu dicatat, artikel asli ini merujuk pada turnamen ke-10 yang akan datang di India dan Sri Lanka sebagai edisi berikutnya. Faktanya, ICC Men's T20 World Cup 2024 saat ini sedang berlangsung di West Indies dan Amerika Serikat sebagai edisi ke-9. Informasi ini penting untuk memberikan konteks terkini bagi pembaca. Antusiasme terhadap kriket T20 terus melonjak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Format yang cepat dan penuh aksi ini semakin digemari, terbukti dari ekspansi tim peserta dan jumlah penonton. Kisah-kisah heroik dan drama dari turnamen-turnamen sebelumnya menjadi fondasi kuat yang terus menumbuhkan popularitas kriket modern ini.