Pemerintah Italia mengambil langkah baru demi menjaga ikon bersejarahnya. Kini, siapa pun yang ingin mendekat ke Air Mancur Trevi di Roma, khususnya untuk melempar koin yang legendaris, akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 2 euro atau sekitar Rp35.000.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Para pejabat berwenang menjelaskan bahwa pungutan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana konservasi yang sangat dibutuhkan. Dengan jutaan pengunjung setiap tahun, air mancur berusia berabad-abad ini memang butuh perhatian ekstra agar tetap kokoh dan indah. Diperkirakan, langkah ini bisa mendatangkan pemasukan hingga 6 juta euro atau sekitar Rp105 miliar per tahun, yang seluruhnya akan dialokasikan untuk perawatan dan pemeliharaan mahakarya seni Barok tersebut.
Langkah Italia ini menjadi cerminan tren yang berkembang di banyak kota wisata dunia. Saat situs-situs bersejarah semakin dibanjiri turis, biaya masuk atau retribusi dianggap sebagai solusi realistis untuk menyeimbangkan antara pariwisata massal dan kebutuhan pelestarian. Air Mancur Trevi, dengan tradisi melempar koin yang dipercaya akan membawa kembali pengunjung ke Roma, adalah salah satu daya tarik utama kota yang tak lekang oleh waktu. Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa warisan budaya ini tetap bisa dinikmati generasi mendatang, sekaligus memberikan kontribusi nyata dari jutaan turis yang mengaguminya setiap tahun.