EKONOMI AS TERANCAM: LOWONGAN KERJA TERENDAH ENAM TAHUN! - Berita Dunia
← Kembali

EKONOMI AS TERANCAM: LOWONGAN KERJA TERENDAH ENAM TAHUN!

Foto Berita

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat sedang mengalami guncangan serius. Data terbaru menunjukkan lowongan pekerjaan anjlok ke level terendah dalam enam tahun terakhir, di tengah kekhawatiran yang meluas tentang perlambatan ekonomi.

Laporan bulanan Job Openings and Labour Turnover Survey (JOLTS) yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa kemarin mengungkap, lowongan kerja turun drastis sebanyak 358.000, menjadi 6,882 juta pada Februari. Angka ini jauh di bawah ekspektasi dan melanjutkan tren penurunan dari Januari lalu yang mencatat 7,240 juta lowongan.

Tak hanya itu, aktivitas perekrutan juga ikut lesu. Pada Februari, jumlah orang yang dipekerjakan merosot signifikan menjadi 4,8 juta jiwa, angka terendah sejak Maret 2020 di puncak pandemi COVID-19. Bahkan, indikator orang yang memilih keluar dari pekerjaannya untuk mencari peluang baru juga menurun, menandakan stagnasi pasar kerja yang membuat pekerja enggan mengambil risiko di tengah ketidakpastian.

Kemerosotan pasar kerja ini sejalan dengan sentimen konsumen yang ikut jeblok. Laporan dari University of Michigan pada Maret menunjukkan kepercayaan konsumen anjlok ke titik terendah sejak Desember, mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

Para ahli menyoroti beberapa faktor pemicu. Kekhawatiran tentang perdagangan, isu imigrasi, dan percepatan peran kecerdasan buatan (AI) disinyalir menjadi biang kerok. Ekonom Heather Boushey bahkan mengaitkan penurunan ini dengan kebijakan periode kedua Presiden Donald Trump, di mana masyarakat merasa frustrasi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan barang-barang penting.

Kelesuan ini juga menunjukkan pandangan pesimistis pekerja terhadap peluang di pasar terbuka, seperti diungkap Michele Evermore dari National Academy of Social Insurance. Ia menekankan pentingnya pemerintah negara bagian AS untuk menyiapkan sistem tunjangan pengangguran sebagai penstabil ekonomi di tengah gejolak pasar yang tak terhindarkan. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi AS sedang menghadapi tantangan berat, berpotensi memengaruhi stabilitas pekerjaan dan daya beli masyarakat luas.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook