Las Vegas, AS — Sebuah video yang memperlihatkan dua agen imigrasi AS (ICE) berpakaian preman membanting seorang pria di Bandara Las Vegas viral di media sosial dan kembali memicu kritik terhadap taktik penangkapan lembaga tersebut.
Dalam rekaman itu, terlihat kedua agen menjatuhkan pria tersebut ke lantai dan berusaha memborgolnya. Namun, aksi mereka terhenti setelah sejumlah pengunjung bandara turun tangan dan meneriaki para agen tersebut. Pria yang diduga merupakan target operasi imigrasi itu akhirnya dibawa pergi oleh petugas.
Pihak ICE kemudian mengklarifikasi bahwa pria tersebut akhirnya ditangkap di Bandara Los Angeles atas pelanggaran visa masa tinggal. Meski begitu, insiden ini menyoroti kembali praktik penangkapan agen federal yang kerap dianggap brutal dan tidak manusiawi.
Analisis: Kasus ini menambah daftar panjang kritik terhadap kebijakan imigrasi AS yang dinilai terlalu agresif. Aksi agen berseragam preman di ruang publik menimbulkan ketakutan bagi warga imigran, termasuk yang memiliki status legal. Media lain melaporkan bahwa video ini juga memicu diskusi soal perlunya reformasi prosedur penangkapan ICE agar tidak melanggar hak asasi dan keselamatan publik.