UEFA KEPUNG INFANTINO, FIFA DIBERI TENGGAT 2 NOVEMBER - Berita Dunia
← Kembali

UEFA KEPUNG INFANTINO, FIFA DIBERI TENGGAT 2 NOVEMBER

Foto Berita

Ketegangan antara UEFA dan FIFA semakin memanas. UEFA resmi mengirim surat berisi 42 pertanyaan kritis kepada FIFA dan memberi tenggat hingga 2 November mendatang. Langkah ini buntut dari kekecewaan federasi Eropa terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait rencana investasi rahasia Piala Dunia senilai 4,2 miliar dolar AS yang akhirnya dibatalkan pada Juli lalu.

Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal UEFA, Theodore Theodoridis, UEFA menyoroti sejumlah isu krusial. Mereka menuntut transparansi soal paket remunerasi pribadi Infantino, pembayaran finansial kepada penyanyi Marc Anthony, penanganan kasus disiplin penyerang AS Folarin Balogun, hingga hubungan bisnis dan politik yang melibatkan Presiden AS Donald Trump dan keluarganya. UEFA juga mempertanyakan independensi operasional komite yudisial, elektoral, dan etika FIFA.

UEFA bahkan telah meminta pengadilan federal AS untuk mengeluarkan surat panggilan (subpoena) guna memaksa produksi dokumen dan kesaksian tersumpah terkait rencana investasi yang disebut FIFA Forward Enterprise (FFE) tersebut. Pihak pengacara FIFA menuding langkah UEFA ini sebagai bentuk pelecehan terhadap Infantino.

Dalam suratnya, UEFA menegaskan bahwa permintaan maaf Infantino dan penjelasan yang diberikan belum menyentuh akar persoalan. Penarikan rencana FFE dan janji reformasi tata kelola dinilai tidak cukup menjawab mengapa Dewan FIFA tidak dilibatkan sejak awal. Tenggat 2 November ini sengaja dipilih karena berjarak 16 hari sebelum batas nominasi pemilihan presiden FIFA pada 18 Maret 2027, sehingga federasi anggota punya waktu untuk menilai kinerja FIFA sebelum pertemuan Dewan FIFA di Doha pada 16 Desember.

Analisis Dampak: Konflik terbuka ini berpotensi mengguncang stabilitas sepak bola global. Jika FIFA gagal memenuhi tenggat, kredibilitas Infantino di mata federasi Eropa bisa semakin tergerus, memicu potensi boikot atau ketidakstabilan menjelang pemilihan presiden 2027. Bagi masyarakat pecinta bola, transparansi keuangan FIFA adalah kunci agar dana sepak bola benar-benar kembali ke akar rumput, bukan berputar di lingkaran kekuasaan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook