ENERGI GLOBAL TERANCAM, KONFERENSI MINYAK DIGELAR DI TENGAH SERANGAN - Berita Dunia
← Kembali

ENERGI GLOBAL TERANCAM, KONFERENSI MINYAK DIGELAR DI TENGAH SERANGAN

Foto Berita

Konferensi energi besar dunia tetap digelar di Riyadh, Arab Saudi, meski baru saja dilanda serangan mematikan. Serangan Houthi ke Bandara Internasional King Khalid menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Meski demikian, Kementerian Energi Arab Saudi memastikan World Petroleum Council Energy Congress ke-25 dan pertemuan menteri International Energy Forum (IEF) ke-17 tetap berjalan hingga Kamis mendatang.

Forum ini mempertemukan 68 negara yang menguasai lebih dari 90 persen pasokan dan permintaan minyak serta gas global, termasuk AS, Rusia, dan Arab Saudi. Italia dan Nigeria yang menjadi cohost memilih bergabung secara virtual atau mengirim perwakilan.

Pertemuan ini krusial karena perang AS-Israel melawan Iran telah mengganggu aliran energi global. Data menunjukkan bahan bakar fosil masih mendominasi 81 persen konsumsi energi dunia, dengan minyak sebagai sumber terbesar (31,4 persen), diikuti batu bara (25,9 persen), dan gas alam (23,5 persen).

Dampak bagi masyarakat sangat nyata. Ketika pasokan terganggu, harga energi melonjak dan biaya hidup ikut naik. Timur Tengah sebagai produsen minyak terbesar dunia bergantung pada tiga jalur laut strategis: Selat Hormuz, Bab al-Mandeb, dan Terusan Suez. Ketegangan di kawasan ini memaksa pengiriman energi mengambil rute lebih panjang, yang berarti biaya logistik meningkat dan pada akhirnya dibebankan ke konsumen.

Analisis: Situasi ini menunjukkan kerentanan sistem energi global terhadap konflik geopolitik. Meski transisi energi ke sumber terbarukan terus berjalan, ketergantungan pada fosil masih sangat tinggi. Negara-negara importir energi perlu mempercepat diversifikasi sumber dan memperkuat cadangan strategis untuk menghadapi ketidakpastian pasokan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook