SIKLON MURASU HANTAM INDIA, LISTRIK PADAM DAN POHON TUMBANG - Berita Dunia
← Kembali

SIKLON MURASU HANTAM INDIA, LISTRIK PADAM DAN POHON TUMBANG

Foto Berita

Andhra Pradesh, India - Badai siklon tropis parah bernama Murasu resmi mendarat di pesisir timur India, tepatnya di dekat Ongole, distrik Prakasam, Andhra Pradesh, pada Selasa dini hari waktu setempat. Badai ini datang hanya berselang beberapa hari setelah wilayah yang sama diterjang Siklon Arnab, menciptakan situasi darurat ganda bagi warga setempat.

Laporan dari Departemen Meteorologi India (IMD) menyebutkan bahwa Murasu membawa angin kencang yang merobohkan ribuan pohon dan menumbangkan tiang listrik. Akibatnya, aliran listrik terputus di banyak titik dan area dataran rendah terendam banjir. Meskipun belum ada laporan korban jiwa, kerusakan infrastruktur dilaporkan cukup masif, terutama di distrik Prakasam dan Bapatla. Otoritas setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana (APSDMA) menyatakan bahwa ribuan pohon tumbang dan ratusan tiang listrik rusak, sementara tanaman pertanian yang siap panen juga ikut terendam.

Menyikapi kondisi ini, pemerintah setempat telah memulai evakuasi besar-besaran sejak Senin. Sekitar 30.000 orang ditargetkan pindah ke tempat aman. Seorang nelayan lokal menggambarkan badai ini sebagai yang terburuk dalam 14 tahun terakhir. Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, menyatakan telah berkoordinasi dengan Kepala Menteri Andhra Pradesh dan menjamin bantuan penuh dari pemerintah pusat, termasuk pengerahan tim tanggap bencana nasional.

Analisis Dampak: Kemunculan dua siklon beruntun dalam satu minggu (Arnab dan Murasu) menunjukkan anomali cuaca yang signifikan di Teluk Benggala. Bagi masyarakat, dampak paling langsung adalah terganggunya pasokan listrik dan komunikasi, serta ancaman gagal panen bagi petani. Evakuasi massal juga berpotensi menimbulkan kerumunan yang meningkatkan risiko penyebaran penyakit di pengungsian. Selain itu, gelombang badai ini diprediksi juga akan memicu hujan lebat di wilayah tetangga seperti Tamil Nadu dan Odisha, memperluas cakupan wilayah yang perlu waspada.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook