Konflik di Yaman kembali memanas dengan eskalasi serangan yang signifikan. Kelompok Houthi baru-baru ini melancarkan serangan rudal ke jantung kekuasaan pemerintah di Aden, tepatnya di sekitar Istana Presiden al-Maashiq. Menteri Informasi Yaman, Moammar al-Eryani, mengonfirmasi bahwa lima rudal menghantam area tersebut. Meskipun Perdana Menteri dan pejabat tinggi lainnya dilaporkan selamat, dua anggota pengawal mereka tewas dalam insiden itu. Serangan ini menandai pertama kalinya Houthi berhasil menembus pusat pemerintahan yang didukung Arab Saudi tersebut, memicu kepanikan dan kekhawatiran akan pecahnya perang saudara skala penuh.
Di saat yang sama, pertempuran sengit juga terjadi di Kota Taiz yang kini dalam status terkepung. Penguasaan Taiz dan selat strategis Bab al-Mandeb menjadi kunci bagi kedua belah pihak. Situasi kemanusiaan di wilayah ini semakin kritis; lembaga bantuan memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Taiz berada di ambang kehancuran akibat gempuran yang terus menerus. Sementara itu, koalisi pimpinan Saudi melaporkan bahwa Bandara Internasional King Khalid di Riyadh telah menjadi sasaran lebih dari 20 serangan Houthi dalam 11 hari terakhir, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Koalisi juga menuduh Houthi memperoleh pasokan rudal balistik dari negara-negara regional, memperkeruh situasi geopolitik di Timur Tengah.