SKANDAL EPSTEIN: JET PRIBADI DI PANGKALAN MILITER INGGRIS DISOROT! - Berita Dunia
← Kembali

SKANDAL EPSTEIN: JET PRIBADI DI PANGKALAN MILITER INGGRIS DISOROT!

Foto Berita

Skandal yang melibatkan Jeffrey Epstein terus melebar, kali ini menyoroti fasilitas pertahanan Inggris. Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penggunaan pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) oleh jet pribadi Epstein. Kekhawatiran utama adalah apakah jet tersebut digunakan untuk menyelundupkan perempuan dan anak di bawah umur ke Inggris.

Penyelidikan ini dipicu oleh desakan mantan Perdana Menteri Gordon Brown. Brown mendesak polisi untuk menelisik apakah Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor menggunakan jet pribadi dan fasilitas RAF, yang didanai pembayar pajak, untuk bertemu dengan Epstein. Secara spesifik, sebuah penerbangan pribadi Epstein dengan jet Gulfstream yang mendarat di pangkalan udara Norfolk pada Desember 2000, sebelum ia mengunjungi Sandringham bersama Pangeran Andrew, menjadi fokus perhatian. Pangeran Andrew sendiri baru-baru ini ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan jabatan saat menjabat sebagai utusan dagang Inggris, setelah dilaporkan mengirim dokumen rahasia pemerintah kepada Epstein.

Tak hanya itu, skandal ini juga menyeret nama Peter Mandelson. Komite Intelijen dan Keamanan Inggris menyatakan akan segera menerbitkan dokumen yang menguak alasan penunjukan Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat oleh Perdana Menteri Keir Starmer, meskipun hubungan dekatnya dengan Epstein sudah menjadi rahasia umum. Mandelson sempat ditahan dan kemudian dibebaskan oleh Kepolisian Metropolitan London terkait penyelidikan ini. Meskipun ia dipecat sebagai duta besar tahun lalu setelah serangkaian pengungkapan baru tentang hubungannya dengan Epstein, PM Starmer kini menghadapi tekanan politik atas keputusannya menunjuk Mandelson sejak awal.

Kantor Anti-Penipuan Uni Eropa (OLAF) juga tidak tinggal diam. Mereka kini menelusuri tindakan Mandelson saat menjabat sebagai komisioner perdagangan Inggris di Brussels antara tahun 2004 hingga 2008, menyusul permintaan dari Komisi Eropa. Rentetan penyelidikan ini mengindikasikan dampak skandal Epstein yang jauh lebih luas, menyentuh inti pemerintahan dan bahkan keluarga kerajaan Inggris. Publik menanti transparansi penuh dan akuntabilitas dari para pihak yang terlibat, demi membersihkan nama institusi negara dari bayang-bayang kejahatan keji.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook