TRAGEDI ANAK TEWAS: SISTEM HUKUM GAGAL LINDUNGI? - Berita Dunia
← Kembali

TRAGEDI ANAK TEWAS: SISTEM HUKUM GAGAL LINDUNGI?

Foto Berita

Kisah pilu datang dari dua ibu, Hope Hooton dan Kellie Elliott, yang harus kehilangan anak mereka di tangan mantan pasangan masing-masing. Keduanya sebenarnya sudah berusaha keras mencari perlindungan hukum sebelum tragedi terjadi. Hope melapor setelah suaminya mengancam bunuh diri dan mengalami krisis kejiwaan, sementara Kellie mendokumentasikan bertahun-tahun kekerasan dalam rumah tangga yang ia alami.

Namun, fakta mengejutkan muncul: kedua ayah tersebut tetap mendapatkan hak asuh tanpa pengawasan dan akhirnya membunuh anak-anak mereka. Investigasi dari Fault Lines (Al Jazeera) menyoroti celah besar dalam sistem peradilan keluarga. Film dokumenter ini mengupas tuntas bagaimana bukti-bukti bahaya sering kali diabaikan, tidak dianggap serius, atau bahkan tidak sampai ke meja pengadilan.

Isu ini menyoroti dorongan untuk hak asuh yang setara (equal custody) yang sering kali mengabaikan fakta bahwa kekerasan terhadap pasangan adalah indikator risiko tinggi bagi keselamatan anak. Para advokat menyerukan perubahan sistem agar kasus serupa tidak terus berulang. Dampaknya bagi masyarakat adalah kesadaran kritis bahwa laporan KDRT dan gangguan mental harus menjadi pertimbangan utama dalam memutuskan hak asuh anak, bukan sekadar hak biologis orang tua.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook