Insiden mengerikan terjadi di penerbangan Flydubai rute Dubai-Tel Aviv, Rabu lalu. Seorang pilot ditusuk oleh rekan kerjanya sendiri dalam upaya perebutan kendali pesawat. Akibatnya, pesawat sempat terjun bebas lebih dari 17.000 kaki atau sekitar 5.200 meter hanya dalam waktu kurang dari dua menit.
Seorang penumpang, Adam Polovincik, menceritakan detik-detik mencekam saat pesawat tiba-tiba menukik tajam. Ia langsung memeluk erat kedua anaknya yang masih berusia enam dan tiga tahun. Meski dilanda kepanikan hebat, ia berusaha tetap tenang dan menenangkan anak-anaknya dengan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Polovincik memuji aksi heroik pilot yang terluka serta para penumpang yang berhasil melumpuhkan penyerang. Berkat kerja sama mereka, pesawat yang membawa lebih dari 150 penumpang itu akhirnya berhasil dikendalikan kembali dan mendarat dengan selamat. Pilot yang menjadi korban penusukan kini dalam kondisi stabil di rumah sakit, sementara pelaku telah ditangkap.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa pelaku diduga telah menjalani indoktrinasi radikal Islam. Namun, ia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan keterlibatan Iran dalam insiden ini. Peristiwa ini terjadi di akhir periode liburan Yahudi, sehingga banyak keluarga dengan anak-anak yang berada di dalam pesawat.
Analisis Dampak: Insiden ini diprediksi akan memperketat prosedur keamanan penerbangan internasional, khususnya terkait akses ke kokpit dan latar belakang kru. Bagi masyarakat, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya protokol keselamatan darurat dan peran aktif penumpang dalam situasi krisis. Maskapai juga kemungkinan akan menghadapi tekanan besar terkait standar rekrutmen dan kesehatan mental awak pesawat.