Konflik bersenjata di Yaman kembali memanas dengan eskalasi serangan yang signifikan. Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melaporkan bahwa kelompok Houthi telah meluncurkan serangan rudal ke Bandara Internasional Aden pada Jumat (26/5). Menteri Informasi Yaman, Moammar al-Eryani, mengonfirmasi bahwa dua rudal mendarat hanya berjarak 500 meter dari landasan pacu, tepat di dekat sebuah pesawat yang sedang bersiap lepas landas.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, al-Eryani menyebut kejadian ini sebagai 'pelanggaran berat terhadap hukum internasional' dan bersyukur telah terhindar dari 'bencana kemanusiaan yang mengerikan'. Serangan ini terjadi hanya sehari setelah serangan mematikan yang menyasar istana presiden di kota pelabuhan tersebut.
Pihak Houthi, melalui pernyataan sumber militer mereka, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menyatakan targetnya adalah markas komando pasukan Saudi di kamp Badr, Aden, serta gudang senjata. Sementara itu, di front utara, pasukan pemerintah Yaman mengklaim telah membuat kemajuan signifikan di Provinsi Marib. Juru bicara militer, Mayjen Majed al-Nazili, menyatakan bahwa pasukannya berhasil mengamankan posisi kunci dan 'menetralisir' lebih dari 430 pejuang Houthi dalam waktu 24 jam, serta menghancurkan lebih dari 100 kendaraan militer lawan.
Pertempuran juga masih berkecamuk di Governorat Taiz, di mana pasukan pemerintah mengklaim berhasil menangkis beberapa serangan besar Houthi dan menangkap tim drone khusus kelompok tersebut. Situasi kemanusiaan di Taiz semakin memburuk karena pasukan Houthi dilaporkan telah mengepung kota terbesar ketiga di Yaman itu dengan memutus jalan utama ke Aden, memicu pengungsian besar-besaran.
Di sisi lain, koalisi pimpinan Saudi melaporkan telah menembak jatuh rudal dan drone di atas Riyadh. Arab Saudi menuduh Iran mendukung serangan Houthi, namun Teheran membantah keterlibatan mereka dan menawarkan mediasi. Perang yang meletus sejak 2014 ini terus menimbulkan krisis kemanusiaan parah bagi warga sipil Yaman.