Tirana, Albania - Aksi demonstrasi mahasiswa di Albania berujung ricuh. Ratusan mahasiswa yang menuntut perbaikan sistem pendidikan dan keadilan sosial bentrok dengan polisi di depan gedung Kementerian Pendidikan, Selasa (waktu setempat).
Massa yang marah melemparkan batu bata dan blok beton ke arah gedung kementerian. Aparat keamanan membalas dengan tembakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan. Beberapa pengunjuk rasa dilaporkan diamankan polisi saat kerusuhan meluas ke jalan-jalan sekitar.
Para pengunjuk rasa menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kondisi universitas yang memburuk, biaya pendidikan yang tinggi, minimnya bantuan finansial, hingga masa depan kerja yang suram setelah lulus. Mereka juga menyoroti ketimpangan sosial yang semakin melebar dan sistem politik yang dinilai gagal berpihak pada generasi muda.
"Yang Albania butuhkan adalah revolusi, perubahan, penggulingan sistem secara total karena sudah tidak bisa dibiarkan seperti ini," ujar salah satu demonstran, Luljeta Kola, menyoroti ketidakadilan sosial dan jurang pemisah antara si kaya dan si miskin.
Wakil Perdana Menteri Albana Kociu mengutuk aksi kekerasan tersebut. Melalui akun Facebook-nya, ia menegaskan bahwa kekerasan bukanlah solusi. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang aktivisme mahasiswa yang tengah melanda Eropa, termasuk aksi blokade sekolah menengah di Prancis beberapa waktu lalu.