Kecelakaan pesawat wisata kembali terjadi di Peru. Sebuah pesawat kecil jenis Cessna Caravan C-208 yang membawa 13 orang jatuh di kawasan situs arkeologi Garis Nazca, Sabtu (8/6) waktu setempat. Seluruh penumpang dan awak pesawat dilaporkan tewas.
Korban terdiri dari 11 penumpang wisatawan dan 2 pilot. Para penumpang berasal dari Jerman (2 orang), Spanyol (2 orang), dan Italia (7 orang). Pesawat lepas landas dari bandara Pisco dan jatuh di wilayah Pueblo Viejo sekitar pukul 13.00 waktu setempat.
Mayor Jorge Andrade dari kepolisian setempat mengonfirmasi tidak ada korban selamat. Tim penyelamat masih melakukan evakuasi dan pencarian korban. Video dari kantor berita Reuters menunjukkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di lokasi kecelakaan.
Maskapai Aerodiana yang mengoperasikan pesawat tersebut menyatakan akan mengevaluasi jadwal penerbangan sesuai arahan otoritas terkait. Sementara itu, pemerintah kota Nasca menyampaikan duka mendalam atas insiden ini.
Garis Nazca merupakan situs warisan dunia UNESCO yang terkenal dengan gambar-gambar raksasa di gurun pasir. Wisatawan biasanya menggunakan pesawat kecil untuk melihat keindahan geoglyph kuno berusia sekitar 1.600 tahun ini. Sayangnya, ini bukan kali pertama kecelakaan terjadi di lokasi tersebut—pada 2022 lalu, pesawat wisata juga jatuh dan menewaskan 7 orang, dan pada 2010 silam, 6 orang tewas dalam insiden serupa.