PROTES PELAJAR PRANCIS MEMANAS, 700 SEKOLAH KACAU - Berita Dunia
← Kembali

PROTES PELAJAR PRANCIS MEMANAS, 700 SEKOLAH KACAU

Foto Berita

Gelombang demonstrasi pelajar sekolah menengah di Prancis meningkat tajam dan berujung ricuh. Lebih dari 700 sekolah terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar setelah aksi protes meluas ke berbagai kota seperti Montpellier, Nantes, Marseille, Strasbourg, hingga Paris, Jumat lalu.

Massa pelajar turun ke jalan menuntut perbaikan standar pendidikan. Mereka menyoroti masalah klasik yang tak kunjung usai: kekurangan guru, ruang kelas yang penuh sesak, dan gedung sekolah yang rusak. Aksi ini bukan lagi sekadar unjuk rasa pelajar biasa. Menteri Kehakiman Gerald Darmanin menilai situasi telah berubah menjadi 'gangguan ketertiban umum'.

Bentrokan pun tak terhindarkan. Polisi antihuru-hara terlibat adu fisik dengan demonstran. Di wilayah Pantin, polisi menyerbu massa setelah mendapat lemparan proyektil. Di Strasbourg, gas air mata terpaksa ditembakkan karena polisi menilai situasi mulai mengancam. Aksi anarkis juga terlihat dari aksi pembakaran tempat sampah di Rennes dan Paris, serta penyerangan terhadap gerbang dan pagar sekolah.

Dampak kerusakan sangat besar. Kementerian Pendidikan mencatat sedikitnya 65 staf pengajar terluka. Kerugian materiil juga mengkhawatirkan; sebuah SMA di Nantes mengalami kerusakan hingga 2 juta Euro (sekitar Rp34 miliar) akibat kebakaran yang menghanguskan pintu masuk kaca dan area di dalamnya. Di Belfort, seorang remaja berusia 17 tahun ditangkap karena diduga melakukan percobaan pembunuhan terhadap polisi.

Pemerintah Prancis mulai kewalahan. Menteri Pendidikan Édouard Geffray menuduh aksi ini telah 'dibajak' oleh pihak luar yang bukan pelajar. Isu ini menjadi duri dalam daging bagi Presiden Emmanuel Macron, terutama karena pemilihan presiden tinggal enam bulan lagi. Kebijakan pemotongan anggaran pendidikan yang direncanakan pemerintah justru menjadi pemicu utama kemarahan para pelajar muda ini.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook